Langsung ke konten utama

Warga Pulau Kelapa Malas Bersihkan Lingkungan

Kepedulian warga Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara, untuk menjaga kebersihan lingkungan saat ini sudah mulai turun, setelah adanya petugas Penanganan Prasarana  dan Sarana Umum (PPSU). 
Sumber: Beritajakarta.com
Lurah Pulau Kelapa, Muhammad Yani menuturkan, warga sudah malas menjaga kebersihan dan selalu mengandalkan petugas PPSU kelurahan.
"Sekarang ini petugas kebersihan lingkungan saja sudah tidak ada, semua mengandalkan PPSU, kolokan warga sekarang," ujar Yani, Senin (30/11).
Ditegaskan Yani, peran serta masyarakat masih sangat dibutuhkan untuk menjaga kebersihan lingkungan, prasarana dan sarana umum.
"Tidak bisa hanya mengandalkan 45 petugas PPSU. Pelan pelan, kami akan kembalikan lagi kesadaran masyarakat," ucap Yani.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...