Langsung ke konten utama

Warga Pulau Kelapa Malas Bersihkan Lingkungan

Kepedulian warga Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara, untuk menjaga kebersihan lingkungan saat ini sudah mulai turun, setelah adanya petugas Penanganan Prasarana  dan Sarana Umum (PPSU). 
Sumber: Beritajakarta.com
Lurah Pulau Kelapa, Muhammad Yani menuturkan, warga sudah malas menjaga kebersihan dan selalu mengandalkan petugas PPSU kelurahan.
"Sekarang ini petugas kebersihan lingkungan saja sudah tidak ada, semua mengandalkan PPSU, kolokan warga sekarang," ujar Yani, Senin (30/11).
Ditegaskan Yani, peran serta masyarakat masih sangat dibutuhkan untuk menjaga kebersihan lingkungan, prasarana dan sarana umum.
"Tidak bisa hanya mengandalkan 45 petugas PPSU. Pelan pelan, kami akan kembalikan lagi kesadaran masyarakat," ucap Yani.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id