Langsung ke konten utama

Lahan Warga di Jl Rawasari Selatan 1 akan Dibebaskan

 Akan Dibangun Jalan, lahan Warga Di Jalan Rawasari Selatan 1 Akan Dibebaskan
Sumber: beritajakarta.com
Lahan warga dipinggir Jalan Rawasari Selatan 1, Jakarta Pusat yang memiliki sertifikat segera dibebaskan. Nantinya Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat akan melebarkan jalan yang menuju ke Jalan Ahmad Yani.
"Kalau ada sertifikatnya kita akan usulkan ‎agar dibebaskan. Di lokasi saat ini ada tiga bangunan berdiri dengan delapan kepala keluarga yang mendiaminya," ujarnya, Senin(30/11).Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin mengatakan, pihaknya dalam waktu dekat akan memanggil pemilik bangunan untuk menunjukkan sertifikat tanahnya. Surat tersebut nantinya akan diverifikasi oleh badan pertanahan nasional (BPN).
‎Menurut Arifin, jika tidak mengalami kendala diharapkan jalan tersebut sudah bisa digunakan pada tahun 2016 mendatang. Keberadaan jalan tersebut akan mempermudah akses keluar masuk menuju Jalan Rawasari Selatan.
"Di lokasi ini kan ada kantor Sudin Kebersihan, ada juga pos damkar, sekolah dan Gedung perkantoran lainnya. Kalau sudah beroperasi jalannya bisa memperlancar arus lalu lintas," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jalan Tipar Cakung Raya Marak PKL

Sumber: beritajakarta.com Pedagang kaki lima (PKL) semakin marak di sepanjang Jalan Tipar Cakung Raya, Sukapura, Jakarta Utara. Lapak-lapak PKL digelar di atas trotoar kiri kanan jalan. Dari pantauan Beritajakarta.com , lapak PKL sangat mengganggu pejalan kaki yang melewati trotoar. Bahkan, ada juga lapak yang berada di bahu jalan. Sehingga sering menghambat arus lalu lintas di jalan tersebut. Terkait hal ini, Lurah Sukapura, Supardi mengatakan, PKL di sisi kanan dan kiri Jalan Tipar Cakung Raya telah ada sejak lama. Ia pun mengaku kesulitan menertibkan PKL, karena banyak yang juga merupakan warga sekitar. "Sulit, PKL‎ di sana itu banyakan warga sini juga," ucapnya, Senin (12/10). Namun Supardi akan segera membawa permasalahan PKL ke rapat pimpinan (Rapim) Pemerintah Kota (Pemkot) AdministrasiJakarta Utara. "Mudah-mudahan dari sana akan ada jawaban dan tindak lanjut yang jelas," tandasnya‎.

Keluarga Pasien Protes, Tarif Parkir RSUD Koja Mahal

Sumber: beritajakarta.com Para pembesuk di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja, Jakarta Utara, mengeluhkan sistem tarif parkir yang diterapkan di rumah sakit tersebut. Menurut mereka, sistem tarif parkir per jam sangat memberatkan. Keluarga dan kerabat pasien mengaku keberatan dengan tingginya tarif parkir yang diterapkan. Apalagi kalau mereka sedang menemani atau menjaga keluarganya yang tengah dirawat di rumah sakit milik Pemprov DKI Jakarta tersebut. "Sangat mahal. Ini kan rumah sakit milik Pemprov DKI Jakarta. Harusnya tarif parkir tidak semahal ini," keluh Saiman (29), salah satu keluarga pasien, Jumat (2/10). Menurut Saiman, tidak sepatutnya rumah sakit justru membebani dengan biaya tinggi kepada keluarga pasien, terlebih mengenai tarif parkir. Hal senada diungkapkan Harum (30), yang sedang menunggu kerabatnya yang tengah dirawat di rumah sakit tersebut. "Saya sangat keberatan dengan tarif parkir yang mahal," cetusnya. Berdasarkan pantau

Hasil Panen Padi Petani Rorotan Turun 50 Persen

Sumber: beritajakarta.com Cuaca ekstrem yang terjadi di Ibukota beberapa waktu belakangan ini membuat hasil panen padi para petani di Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara mengalami penurunan.