Langsung ke konten utama

Gelar Budaya Betawi di Matraman Meriah

Penyelenggaraan Gelar Budaya Betawi dan Budaya Nusantara yang berlangsung di Jalan Tegalan, Palmeriam, Matraman, Jakarta Timur, berlangsung meriah. Puluhan stan yang menjajakan jajanan kuliner dan aneka produk memeriahkan perhelatan ini. 
Sumber: Beritajakarta.com
Lokasinya yang strategis, di persimpangan Jalan Raya Matraman dengan Jalan Tegalan, praktis mengundang perhatian warga dan pengendara yang melintas. Antusiasme warga yang tinggi, membuat Wali Kota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana, kagum.
"Saya kaget nih, saya melihat antusiasme masyarakat sangat tinggi. Dibanding penyelenggaraan sebelumnya, di sini lebih ramai," ujar Bambang di lokasi, Jumat (27/11) malam.
Bambang mengingatkan warga untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan sampai berakhirnya acara. Pasalnya, pada saat yang bersamaan, tawuran warga pecah di Jalan Otista, Jatinegara.
"Jangan berantem dan harus nikmati sampai selesai, saling menjaga ketertiban dan jangan tawuran antar warga," ucap Bambang.
Gelar Budaya Betawi dan Budaya Nusantara ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan Pemkot Administrasi Jakarta Timur, pada minggu ketiga setiap bulan di setiap setiap kecamatan. Ini adalah penyelenggaraan yang ke-10.
"Acara ini untuk mengapresiasi dan mengenalkan kebudayaan Betawi dan nusantara, sekaligus untuk mengetahui sampai sejauh mana minat masyarakat," kata Yuyu, Kepala Seksi Atraksi Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta Timur.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belasan PSK di Tanah Abang Terjaring Razia

Satpol PP Jakarta Pusat berhasil mengamankan 16 wanita pekerja seks komersial (PSK) yang tengah mangkal di sekitar Pasar Tanah Abang Blok G dan Stasiun Tanah Abang, Sabtu (18/4) dini hari. Mereka kemudian dibawa ke panti sosial untuk mendapatkan pembinaan.

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, ke-16 wanita PSK itu dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II, Cipayung, Jakarta Timur. Di panti sosial ini mereka akan diberikan beragam keterampilan sebagai modal agar tidak lagi menekuni profesi lamanya. "Seluruh PSK kami amankan dari sekitar Pasar Blok G dan Stasiun Tanah Abang," kata mantan Wakil Walikota Jakarta Utara ini. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati menambahkan, sejumlah keterampilan yang diajarkan di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II antara lain menjahit, memasak dan tata rias. "Pembinaan diberikan selama enam bulan," jelas Susana.

Sampah Botol Plastik Diolah Jadi Hiasan HUT RI

Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 berbagai kegiatan dan kreatifitas dilakukan oleh warga DKI Jakarta. Mengolah sampah anorganik menjadi hiasan, merupakan salah satu cara untuk bisa menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Seperti yang telah dilakukan oleh warga Jalan Hanafi, RW 02, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka membuat hiasan dari botol-botol plastik bekas, yang kemudian dibersihkan dan diberikan warna agar terlihat menarik.

"Ada warga yang hobi mengumpulkan botol-botol plastik dari warga. Lalu dengan bersama-sama warga RW 02 dibersihkan dan diberikan cat warna merah putih, terus disusun," ujar Dody Taruna, Lurah Pondok Bambu, Kamis (13/8).
Menurut Dody, kegiatan ini sangat baik dilakukan oleh warganya. Bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga hubungan emosional antar warga. "Bagus kan, kita olah lagi sampah-sampah plastik jadi barang yang lebih berguna…

Tahun Ini BPKAD akan Selesaikan Input Aset DKI di E-Aset

Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI diminta untuk menyerahkan daftar aset yang dikelola kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Ini untuk mempercepat proses input data di program aset elektronik (e-aset).