Langsung ke konten utama

50 Anggota FKDM Pulau Kelapa Diberi Pembinaan

Sebanyak 50 anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kelurahan Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu mengikuti pembinaan peningkatan kewaspadaan dini dari bencana dan kriminalitas. 
Sumber: Beritajakarta.com
"Mereka tugasnya seperti intelijen di tingkat kelurahan, dengan harapan potensi kecenderungan ancaman, gejala atau peristiwa bencana bisa terdeteksi dengan dini," ujar Sekretaris Kelurahan Pulau Kelapa, Fadli, Jumat (27/11).
Dikatakan Fadli, kegiatan ini juga mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 12 tahun 2006 tentang Kewaspadaan Dini Masyarakat, serta Instruksi Gubernur Provinsi DKI Jakarta nomor 155 tahun 2015 tentang Kewaspadaan Dini.
"50 orang peserta itu dari unsur RT, RW dan anggota FKDM yang masih aktif dengan masa bakti tahun 2016-2021," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id