Langsung ke konten utama

Wali Kota Jaktim Dorong Perbaikan Gedung Sekolah

Wali Kota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana menyayangkan kondisi sejumlah bangunan sekolah di Jakarta Timur yang rusak dan tak layak namun tak kunjung diperbaiki. 
Sumber: Beritajakarta.com
"Saya prihatin sekali, itu mestinya domainnya Dinas Pendidikan yang memprioritaskan, tapi kenapa mereka tidak memprioritaskan itu," tanya Bambang, Senin (30/11).
Dikatakan Bambang, bangunan sekolah yang rusak dan butuh direhab di antaranya SMPN 97, SMP 7, SDN 11 pagi di Kecamatan Matraman, SDN 11 dan 12 di Kecamatan Kramatjati, dan SDN 14 Malaka Sari, Duren Sawit.
"Itu mestinya kasudin dan dinas pendidikan sudah memprogramkan, tahu bahwa tahun depan mau rubuh, sudah rusak," ucap Bambang.
Melihat kondisi itu, tambah Bambang, pihaknya bersama Kantor Perencanaan Kota (Kapenko) akan menekan Sudin Pendidikan Jakarta Timur untuk memprioritaskan rehab gedung sekolah yang rusak agar tidak mengganggu proses belajar mengajar.
"Kalau saya dengan Kapenko sudah menekankan sudin pendidikan harus mempriotaskan pendidikan dasar smapai menengah yang jadi domainnya. Sudah kita dorong," tandas Bambang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id