Langsung ke konten utama

Kali KBT Cilincing Dipenuhi Sampah

Kali BKT Cilincing, Jakut Kotor Oleh Sampah
Sumber: beritajakarta.com
Kali Kanal Banjir Timur (KBT), Cilincing, Jakarta Utara, dipenuhi berbagai jenis sampah yang terbawa hanyut saat turun hujan. Akibatnya, kondisi kali tampak kotor.
Yusuf, petugas kebersihan di aliran KBT Cilincing mengatakan, sampah tersebut merupakan limpahan dari wilayah Jakarta Timur.     
 "Sampah-sampah itu hanyut saat pintu air di wilayah timur dibuka hingga hanya masuk ke wilayah utara. Sebelum hujan sering turun, sepanjang Kali KBT selalu bersih dari sampah karena kami rutin melakukan pembersihan sampah dengan perahu kecil," ujar Yusuf, Senin (30/11).
Ditambahkan Yusuf, saat ini belasan petugas belum dapat membersihkan sampah yang hanyut karena masih disibukkan dengan pembersihan sampah yang tersangkut jaring.
"Setelah sampah di jaring bersih, kami akan langsung menyisir kali untuk mengangkut sampah yang hanyut tersebut." ucap Yusuf.
Camat Cilincing, Nana Hadriyatna menuturkan, keberadaan sampah yang mengotori kali akibat pembukaan pintu air di KBTwilayah timur saat volume air tinggi ketika hujan turun.
" Seharusnya sebelum pintu air di wilayah timur dibuka sampahnya dibersihkan dahulu, hingga tidak hanyut ke wilayah Jakarta Utara seperti saat ini," kata Nana.
Nana menambahkan, sudah melaporkan kondisi ini kepada Wali Kota Jakarta Utara agar dikoordinasikan ke tingkat provinsi.  
" Yang jelas, sebelumnya aliran KBT di sini selalu bersih dari sampah karena rutin dibersihkan petugas dari Sudin Tata Air," tandas Nana.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.