Langsung ke konten utama

Pemangkasan Anggaran Tak Hambat Program di Kep Seribu

Kepala Suku Dinas Perindustrian dan Energi Kepulauan Seribu, Meilinda Sagala menegaskan, pemotongan anggaran di Dinas Perindustrian dan Energi Daerah tidak akan menghambat program pembangunan di Kepulauan Seribu, khususnya di instansi yang dipimpinnya.  
Sumber: Beritajakarta.com
"Di Pulau Seribu tetap harus ada pemberdayaan dan pelatihan, untuk itu kami tingkatkan koordinasi dengan sudin terkait agar kegiatan tetap berjalan meski tidak menggunakan anggaran," kata Meilinda, Senin (30/11).
Dikatakan Meilinda, kegiatan bimbingan teknis dan pelatihan banyak dianggarkan oleh kementerian, serta sudin terkait.
"Dengan koordinasi antar sudin terkait dan kementerian, tidak perlu mengandalkan anggaran agar program-program pemberdayaan di Pulau Seribu tetap jalan," ujarnya.
Sekadar diketahui, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama telah memangkas anggaran yang dinilai tidak perlu seperti anggaran sosialisasi, bimbingan teknis, dan belanja tidak penting.
Untuk Sudin Perindustrian dan Energi Kepulauan Seribu anggaran dipangkas sebesar Rp 3 miliar dari anggaran Rp 25 miliar tahun lalu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belasan PSK di Tanah Abang Terjaring Razia

Satpol PP Jakarta Pusat berhasil mengamankan 16 wanita pekerja seks komersial (PSK) yang tengah mangkal di sekitar Pasar Tanah Abang Blok G dan Stasiun Tanah Abang, Sabtu (18/4) dini hari. Mereka kemudian dibawa ke panti sosial untuk mendapatkan pembinaan.

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, ke-16 wanita PSK itu dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II, Cipayung, Jakarta Timur. Di panti sosial ini mereka akan diberikan beragam keterampilan sebagai modal agar tidak lagi menekuni profesi lamanya. "Seluruh PSK kami amankan dari sekitar Pasar Blok G dan Stasiun Tanah Abang," kata mantan Wakil Walikota Jakarta Utara ini. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati menambahkan, sejumlah keterampilan yang diajarkan di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II antara lain menjahit, memasak dan tata rias. "Pembinaan diberikan selama enam bulan," jelas Susana.

Sampah Botol Plastik Diolah Jadi Hiasan HUT RI

Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 berbagai kegiatan dan kreatifitas dilakukan oleh warga DKI Jakarta. Mengolah sampah anorganik menjadi hiasan, merupakan salah satu cara untuk bisa menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Seperti yang telah dilakukan oleh warga Jalan Hanafi, RW 02, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka membuat hiasan dari botol-botol plastik bekas, yang kemudian dibersihkan dan diberikan warna agar terlihat menarik.

"Ada warga yang hobi mengumpulkan botol-botol plastik dari warga. Lalu dengan bersama-sama warga RW 02 dibersihkan dan diberikan cat warna merah putih, terus disusun," ujar Dody Taruna, Lurah Pondok Bambu, Kamis (13/8).
Menurut Dody, kegiatan ini sangat baik dilakukan oleh warganya. Bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga hubungan emosional antar warga. "Bagus kan, kita olah lagi sampah-sampah plastik jadi barang yang lebih berguna…

Tahun Ini BPKAD akan Selesaikan Input Aset DKI di E-Aset

Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI diminta untuk menyerahkan daftar aset yang dikelola kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Ini untuk mempercepat proses input data di program aset elektronik (e-aset).