Langsung ke konten utama

Basuki akan Ikuti Tes HIV/AIDS di Taman Surapati

1000 Warga Jakarta Akan Dites HIV/Aids
Sumber: beritajakarta.com
Menyambut Hari AIDS Sedunia (HAS), Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi (KPAP) DKI Jakarta, akan menggelar kegiatan sosialisasi dan hiburan di Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat dan Lapangan Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (29/11) lusa.
Dalam kegiatan tersebut akan dibuka layanan tes HIV/AIDS gratis bagi warga ibukota. Ditargetkan 1.000 warga ikut berpartisipasi dalam tes HIV/AIDS gratis tersebut.
Sekretaris KPAP DKI Jakarta, Rohana Manggala mengatakan, layanan tes HIV/AIDS akan dilaksanakan oleh 25 tim yang dibagi di dua lokasi penyelenggaraan HAS. Masing-masing 10 tim di Lapangan Al-Azhar dan 15 tim di Taman Suropati.
"Satu tim terdiri dari empat orang. Target kita yang melakukan tes sebanyak 1.000 orang," kata Rohana, Jumat (27/11).
Dikatakan Rohana, peringatan HAS di Taman Suropati akan dihadiri Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama. Selain membuka acara, Basuki juga akan melakukan tes bersama warga lainnya.
"Pak Basuki akan ikut dites. Ini merupakan kali kedua dia dites," ujar Rohana.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...