Langsung ke konten utama

Sabtu, Dinas Pertamanan Gelar Tamannyaman

Besok, Dinas Pertamanan Gelar Kegiatan Tamannyaman di Taman Ayodya
Sumber: beritajakarta.com
Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta bersama Ikatan Aristektur Indonesia (IAI) akan menggelar kegiatan tamannyaman bertajuk Tamasya ke Ayodya di Taman Ayodya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (28/11) besok.
‎Kegiatan tersebut berisi rangkaian workshop, kompetisi pelajar, musik sekaligus peresmian instalasi Playful Urban Intervention di Taman Ayodya untuk fasilitas pengunjung.
"Instalasi Palyful Urban Intervention merupakan perpustakaan berbentuk tenda yang dibuat para aristektur untuk meningkatkan ruang publik bagi warga Jakarta," kata Ratna Dyah Kurniati, Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI, Jumat (27/11).
Ratna mengatakan, rangkaian program dalam taman nyaman tersebut sejalan dengan program #ayokeTaman yang telah dicanangkan sejak 4 Oktober lalu. Acara yang akan  besok menyuguhkan lomba untuk pelajar dan umum seperti lomba paper game.
"Dalam lomba itu, para siswa SD bisa membuat maket taman kota. Sementara untuk siswa SMP, dilibatkan dalam workshop fotografi snapshot ekspose," tutur Ratna.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...