Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2015

84 Persen Usaha Kecil di Jakut Sudah Pakai Autodebet

Suku Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) Jakarta Utara, sudah menginventarisir 994 pedagang yang berjualan di 15 lokasi di Jakarta Utara. Dari keseluruhan jumlah yang terdata, sekitar 784 pedagang atau 84 persen di antaranya sudah memiliki rekening Bank DKI dan terintegrasi dengan sistem autodebet. Adapun 15 lokasi tersebut di antaranya, Jl Kebahagiaan, Pademangan, Jl Pluit Raya 2, Penjaringan dan Jl Pelepah Raya Kelapa Gading. Sedangkan sisanya masih dalam proses pengurusan. Kepala Suku Dinas KUMKMP Jakarta Utara, Rosita Tambunan mengatakan, sistem autodebet dimaksudkan sebagai sistem pembayaran retribusi pedagang melalui perbankan. Seperti yang ditargetkan oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, di mana pada 2016 mendatang seluruh pedagang di Jakarta diwajibkan memiliki rekening autodebet Bank DKI. "Sisanya 160 Pedagang, masih diproses pembuatan rekening. Mudah-mudahan bisa selesai segera," ujarnya, Selasa (31/3). Diakui Rosita, ju…

Pemkot Jakbar Salurkan 714.420 Kg Raskin

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat kembali menyalurkan beras kepada warga miskin. Total, sebanyak 714.420 kilogram beras untuk bulan Februari disalurkan. 47.625 rumah tangga sasaran (RTS) akan menerima penyaluran beras tersebut. “Pemberian raskin tersebut merupakan pembagian yang kedua kalinya dan jatah bulan Februari. Sudah kami berikan tanggal 30 Maret,” ujar Bambang, Selasa (31/3).Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial Jakarta Barat, Bambang Joko mengatakan, beras disalurkan ke setiap kelurahan. Selanjutnya, akan dibagikan pada warga miskin di wilayahnya masing-masing. Seharusnya, pembagian beras tersebut dilakukan bulan Februari kemarin. Namun karena banjir yang melanda wilayah Jakarta Barat membuat pembagian tersebut tertunda. “Meski telat sesuai aturan pembagiannya akan tetap diberikan. Untuk pembagian bulan Maret akan kami berikan bulan April dengan syarat setiap kelurahan sudah melunasi pembayaran bulan Maret dan begitu seterusnya. Bila tidak maka tidak akan dibe…

160 Lapak PKL di Jembatan Lima Ditertibkan

Sebanyak 160 pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Stasiun Angke, Kelurahan Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat ditertibkan, Selasa (31/3). Penertiban dilakukan lantaran lapak PKL tersebut berdiri di atas pedestrian dan taman. Camat Tambora, Mursidin mengatakan, PKL di lokasi tersebut telah berulang kali ditertibkan, namun masih tetap membandel. Sebanyak 50 petugas gabungan dari Satpol PP dan TNI/Polri dikerahkan dalam penertiban tersebut. “Penertiban kami lakukan karena mereka (PKL) berjualan di pedestrian dan jalur hijau,” ujar Mursidin, Selasa (31/3). Maksum (49), pedagang yang lapaknya ditertibkan mengakui dirinya berdagang di tempat yang dilarang. “Memang seminggu lalu sudah ada surat dari pihak kelurahan untuk segera mengosongkan lapak. Tapi, kami tetap nekat berjualan karena binggung mau pindah kemana,” katanya.

Tiap Wilayah DKI Akan Miliki Kawasan Bebas PMKS

Upaya menjadikan Jakarta sebagai ibu kota yang bebas dari Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) terus dilakukan Pemprov DKI. Pengawasan dan penjangkauan PMKS di jalanan juga menjadi prioritas. Nantinya, ditargetkan setiap wilayah di ibu kota memiliki ikon atau percontohan kawasan bebas PMKS. “Contohnya Pemkot Jakarta Barat memilih satu lokasi yang akan dijadikan kawasan bebas PMKS, nanti Pak Gubernur akan meninjau ke sana. Apakah benar tidak ada PMKS-nya?,” jelasnya saat kunjungan ke kantor Walikota Jakarta Barat, Selasa (31/3).Kepala Dinas (Kadis) Sosial DKI, Masrokhan mengatakan, setelah menentukan lokasi kawasan bebas PMKS, nantinya Gubernur DKI Jakarta akan meninjau langsung lokasi tersebut. Sebab, menurutnya, wilayah Jakarta Barat masih banyak terdapat PMKS, salah satu lokasi yang menjadi langganan mangkalnya PMKS adalah Jalan Tubagus Angke, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Di Jalan tersebut, banyak terdapat perempuan Pekerja Seks Komersial (PSK) yang mangkal. Padahal,…

Amankan Stok Beras, DKI Suntik FSTJ Modal Rp 1,5 Triliun

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menyuntikkan modal usaha sebesar Rp 1,5 triliun ke PT Food Station Tjipinang Jaya (FSTJ) yang merupakan salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di bidang ketersediaan pangan. Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) ini bertujuan menjaga kestabilan harga dan ketersediaan stok beras di ibu kota. "Kami harus setor sampai Rp 1,5 triliun. Kami harapkan Food Station punya modal. Jadi kalau harga beras naik kami punya stok," kata Basuki usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di kantor FSTJ, Jalan Pisangan Laman Selatan, Jakarta Timur, Selasa (31/3) siang.Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, pihaknya akan menggelontorkan dana PMP agar PT FSTJ memiliki modal untuk mengendalikan harga beras di pasaran ibu kota. Dengan penambahan modal ini, Basuki pun berharap kebutuhan beras di ibu kota yang mencapai 3.000 ton per hari dapat ditangani.  Menurutnya, peranan PT FSTJ sejak didirikan di masa kepemimpinan Ali Sadi…

Djarot Siapkan Pengganti Kadisorda

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidajat, segera menyiapkan pengganti Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Kadisorda) DKI Jakarta, Zainal Soelaiman. Hal itu dilakukan setelah penyidik Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal Polri menetapkan Zainal sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan uninterruptible power supply (UPS) pada Senin (30/3) kemarin. Djarot mengatakan, Pemprov DKI Jakarta segera mencari pejabat pengganti melalui lelang jabatan agar jabatan tersebut tidak kosong. Rencananya, lelang jabatan bagi pejabat setingkat eselon II akan digelar April atau Mei mendatang. "Sekarang belum ada namanya. Segera kami lelang jabatan nanti untuk menjaring potensi-potensi. Kalau untuk eselon dua ataupun eselon satu secara terbuka. Jadi kita punya stok sewaktu-waktu," ujar Djarot, di Balaikota, Selasa (31/3). Mantan Walikota Blitar itu mengapresiasi penetapan status tersangka terhadap anak buahnya. Artinya ada kemajuan dalam melakukan pemberantasan korupsi …

HUT Jakarta, Malam Muda Mudi Ditiadakan

Kota Jakarta akan genap berusia 488 pada tanggal 22 Juni 2015 mendatang. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, berbagai kegiatan dan hiburan telah disiapkan bagi warga ibu kota. Namun, untuk tahun ini, acara puncak yang biasanya digelar Jakarta Night Festival atau malam muda-mudi ditiadakan. Pasalnya, ruas Jl Jenderal Sudirman - Jl MH Thamrin yang dijadikan lokasi kegiatan saat ini tengah dibangun proyek Mass Rapid Transit (MRT).  Menurut Andi, melihat proyek pembangunan MRT saat ini yang memakan jalan, membuat malam muda mudi tidak bisa diadakan. Mengingat konsep malam muda-mudi yang biasa digelar seperti car free day (CFD). "Karena situasinya, ada MRT. Proyek MRT itu kan mengeblok Jalan Thamrin dan Sudirman," katanya. Ketua Harian HUT ke- 488 Kota Jakarta, Andi Baso Mappapoleonr membenarkan jika kegiatan malam muda-mudi untuk tahun ini ditiadakan. Namun untuk beberapa acara rutin lainnya akan tetap digelar untuk memeriahkan acara. "Sepertinya tidak akan ada malam muda…

250 Bangunan di Jl Pergudangan Dibongkar

Sekitar 250 bangunan yang berdiri di sisi barat  bantaran Kali Karang di Jalan Pergudangan RT 07/16, Kelurahan Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, dibongkar petugas gabungan, Selasa (31/3). Bantaran kali itu diketahui milik Pemprov DKI Jakarta.  "Bantaran kali sepanjang dua kilometer dengan lebar 60 meter ini akan direfungsi. Sebagian besar pemilik sudah membongkar sendiri bangunannya," kata Yani Wahyu Purwoko, Camat Penjaringan. Ratusan bangunan yang umumnya berbentuk semi permanen tersebut sudah berdiri di bantaran kali lebih dari 10 tahun lalu. Sebelum ditertibkan, Kecamatan Penjaringan telah memberikan peringatan pertama hingga ketiga kepada para pemilik bangunan. Penertiban ini melibatkan 400 personel yang terdiri dari Satpol PP, TNI dan kepolisian. Penertiban yang mengerahkan dua unit beko ini diperkirakan rampung sore ini. "Penghuni bangunan tidak memperoleh penggantian atau direlokasi ke rusunawa," ujar Yani. Pelaksana Normalisasi Kali dan Waduk DKI Jak…

Ahok Ingin Jakarta dan Daerah Mitra Tak Ada Batas

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan, konsep megapolitan menyebabkan DKI Jakarta memiliki tanggung jawab yang lebih besar, namun kekuasaan tetap berada di daerah mitra.  Bahkan, mantan Bupati Belitung Timur itu menginginkan antara Jakarta dengan daerah mitra seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi tidak ada batasan."Megapolitan itu bukan kayak konsep megapolnya zaman Bang Yos (Sutiyoso) dengan mengambil kekuasaan segala macam, ribut dong daerah sekitar. Kalau sekarang (konsep Megapolitan), kewajiban kami tidak mengambil," kata Basuki, di Balaikota, Selasa (31/3). "Kami ingin bikin nanti seolah-olah wilayah tanpa batas. Jadi kamu enggak merasa lagi mana wilayah Tangerang, Jakarta, kecuali sih ada papan pembatas. Nantinya jalan, sungai, dan elevated bus semua sama antar daerah mitra. Ini tanggung jawab siapa? DKI, kekuasaan tetap di mereka. Nah, ini konsep megapolitannya DKI," jelasnya. Ia mengatakan, Pemprov DKI Jakarta memberikan bant…

Jalan Kramat Raya Dipasang MCB

Untuk mengurangi kemacetan akibat tingginya volume kendaraan dari arah Senen menuju Jalan Salemba, Jakarta Pusat, Jalan Kramat Raya dipasang movable concrete barrier (MCB). Pemasangan ini dilakukan mulai dari depan Polres Jakarta Pusat hingga perempatan lampu merah Raden Saleh. Kepala Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta Pusat, Muslim mengatakan pemasangan MCB dilakukan bersama jajaran Polsek Senen. Jalan tersebut harus dipisah menjadi dua jalur lantaran banyaknya kendaraan yang keluar dari Jalan Sentiong dan langsung masuk ke Jalan Raden Saleh, sehingga menyebabkan kemacetan.Pantauan beritajakarta.com, pemasangan pembatas terlihat dipasang kurang lebih seratus meter yang membagi dua jalan tersebut. Terlihat juga dipasangi spanduk pemberitahuan. “Jadi kalau kendaraan yang datang dari Jalan Sentiong menuju Jalan Raden Saleh seharusnya lurus dulu dan berputar di pertigaan Kenari atau pertigaan Universitas Indonesia, jadi tidak menimbulkan kemacetan panjang,” ujarnya, Selasa …

3 Anak Punk Dijaring Saat Tidur di Emperan Toko

Tiga anak punk terjaring razia yang digelar petugas Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan, Selasa (31/3) pagi. Mereka ditangkap petugas saat sedang tidur di emperen toko di daerah Mampang Prapatan.

Razia ini dilakukan karena banyak pengaduan dari masyarakat yang mengeluhkan keberadaan anak punk di wilayahnya. "Kita menerima pengaduan dari masyarakat yang merasa terganggu dengan anak punk. Sehingga kita langsung mengadakan penyisiran," ujar April Astuti, Kepala Seksi Pelayanan dan Rehabilitasi Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan, Selasa (31/3). Dikatakan April, petugas sengaja melakukan penyisiran pada pagi hari. Karena dari laporan, anak-anak tersebut kerap tidur di emperen toko di daerah Mampang Prapatan. "Laporan yang kami terima, mereka (anak punk-red) tidur di pertokoan dan kerap bangun siang. Makanya kita sergap saat mereka masih tertidur," ucapnya. Sebanyak 10 orang petugas dikerahkan untuk menjangkau anak-anak punk itu.  "Ya, kita bawa anggota agak banyak unt…

13 Sekolah Ikuti Program Sekolah Adiwiyata

Sebanyak 13 sekolah mulai tingkat SD,SMP dan SMA di Jakarta Barat didaftarkan untuk mengikuti Program Sekolah Adiwiyata 2015 yang dilaksanakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Wakil Walikota Jakarta Barat, M Yuliardi menjelaskan, Program Sekolah Adiwiyata ini merupakan salah syarat yang harus dipenuhi untuk dapat meraih penghargaan di bidang kenersihan Piala Adipura.
"Alhamdulillah, tahun lalu ada tiga sekolah yang lolos dalam Program Sekolah Adiwiyata," kata Yuliardi, Selasa (31/3). Sementara itu, ke-13 sekolah yang didaftarkan mengikuti Program Sekolah Adiwiyata adalah, SD Palmerah 25, SD Jelembar 61, SD Palmerah 15, SD Cengkareng Timur 21, SD Kamal 09, SMP 82 Wijaya Kusuma, SMP 207 Srengseng, SMP 249 Cengkareng Barat, SMP 127 Kebon Jeruk, SMA 16 Slipi, SMA 33 Cengkareng Barat dan SMA 57 Kedoya Utara. Kepala Kantor Pengelolaan Lingkungan Hidup Jakarta Barat, Rahmat menjelaskan, saat ini pihaknya masih melakukan sosialisasi dan pendampingan terhadap 13 seko…

Bangunan di Pademangan Timur Dibongkar Secara Swadaya

Warga di sekitar bantaran Kali Benyamin Sueb, Pademangan Timur, Pademangan, Jakarta Utara, membongkar sendiri bangunan rumahnya. Pembongkaran dilakukan secara swadaya lantaran warga telah mendapat peringatan dari pihak kelurahan dan kecamatan setempat. Lurah Pademangan Timur, Agus Fachruddin mengatakan, warga membongkar sendiri bangunannya setelah sebelumnya dilakukan upaya sosialisasi. "Bikin imbauan bahwa bangunan di bantaran kali akan ditertibkan. Saya minta dengan kesadarannya untuk melakukan pembongkaran. Ada yang sendiri-sendiri. Sebelumnya sudah ada pertemuan, diundang warganya," terang Agus.Iah (54), salah seorang warga mengatakan, ia menyadari bahwa bangunan yang didirikannya menyalahi aturan. "Kalau bongkar sendiri kita kan bisa ambil sendiri barang-barang kita yang masih berguna, asbes, kayu, triplek. Ketimbang jadi hancur," kata Iah, Senin (30/3). Nantinya, di bantaran kali tersebut akan direfungsi dan dijadikan jalan inspeksi. "Tempat ini bakal d…

Parkir Liar, 44 Kendaraan Terjaring Razia

Razia kendaraan yang parkir sembarangan kembali digelar Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta Timur, Senin (30/3). Hasilnya, 44 kendaraan dikenai sanksi mulai dari tilang, cabut pentil, hingga diderek.   "Kita rutin melakukan razia parkir liar namun faktanya seperti ini. Masyarakat tidak jera juga. Buktinya mereka melanggar di lokasi yang rutin dilakukan penertiban," ujar Bernad, Senin (30/3).Kasudin Perhubungan dan Transportasi Jakarta Timur, Bernad Octavianus Pasaribu mengatakan, Dari 44 kendaraan yang ditindak di antaranya 4 kendaraan diderek, 8 ditilang, 21 mobil dan 11 sepeda motor dicabut pentil. Razia parkir liar digelar di kawasan Jl Pemuda, Jl Pramuka, Jl Matraman, Jl Jatinegara Timur, Jl Bekasi Timur dan Jl Otista Raya. Salah satu kendaraan yang ditilang adalah Metromini P124 jurusan Cibinong-Kampung Melayu. Bus bernopol B 7424 WB ini ditilang karena tak memiliki izin operasi.

Asian Games, 28 Cabor Dipertandingkan di Jakarta

Kota Jakarta bersama Pelembang akan menjadi tuan rumah penyelanggaraan Asian Games 2018 mendatang. Dari 36 cabang olahraga (cabor) yang dipertadingkan, 28 diantaranya akan dilangsungkan di Jakarta. Sementara sisanya akan digelar di Palembang. "Insya Allah ada 28 cabor digelar di Jakarta, totalnya ada 36 cabor. Jadi sisanya 8 cabor dilangsungkan di Palembang," ujar Sylvi, sapaan akrabnya, di Balaikota DKI Jakarta, Senin (30/3).Deputi Gubernur DKI Jakarta bidang Kebudayaan dan Pariwisata, Sylviana Murni mengatakan menuturkan, sebanyak 28 cabor Asian Games akan digelar di Jakarta. Namun, dari jumlah itu sebagian diantaranya akan digelar di daerah sekitar Jakarta seperti, Jawa Barat dan Banten. Dia menyebutkan, Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) DKI akan melakukan rehab, baik ringan, berat maupun total terhadap venue yang ada. Sedangkan untuk Stadion BMW, ditambahkan Sylvi, nantinya hanya akan dijadikan alternatif venue. "Stadion BMW jadi alternatif venue. Untuk stadion u…

Ahok Tetap Tolak Depo Monorel di Atas Waduk Setiabudi

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak akan mengabulkan permintaan yang diajukan oleh PT Jakarta Monorail (JM) untuk membangun depo di atas waduk Setiabudi, Jakarta Selatan dan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Dikatakan Basuki, pihaknya masih memberikan kesempatan kepada PT JM untuk bisa melanjutkan pembangunan dengan catatan bisa menemukan lahan pengganti. "Kalau dia mau (tetap bangun) silakan," katanya."Monorel kita akan balas surat kepada mereka. Tadi saya sudah lihat verbalnya (surat) supaya dijalankan. Intinya, kita menolak dia memakai lahan Tanah Abang dan Setiabudi. Jadi mereka harus cari depo baru," ujar Basuki Tjahaja Purnama, Gubernur DKI Jakarta, Senin (30/3). Namun, lanjut Basuki, jika keluar dari jalur yang telah ditetapkan, PT JM harus mengikuli lelang ulang. "lelang baru kami tidak ada lagi monorel. Hanya ada Light Rapid Transit (LRT)," tandasnya. 

TPID DKI, Jabar dan Banten Rumuskan Program Strategis

Untuk menjaga ketahanan pangan, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Pemprov DKI Jakarta, Pemprov Jawa Barat dan Pemprov Banten, melakukan rapat koordinasi wilayah (Rakorwil). Setidaknya ada empat langkah strategis untuk pengendalian inflasi di tiga daerah tersebut. "Dalam Rakorwil juga dirumuskan langkah-langkah untuk mempertajam arah implementasi melalui sejumlah program strategis," kata Adi, Senin (30/3).Kepala Biro Perekonomian DKI Jakarta, Adi Ariantara mengatakan, Rakorwil dilaksanakan pada tanggal 25 Maret lalu di Jakarta. Rapat tersebut menyepakati empat langkah strategis yang bermuara pada strategi pengendalian inflasi yang biasa disebut 4K, yakni ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi dan komunikasi. Keempat kesepakatan tersebut, yakni pertama, mendukung peningkatan konektivitas dan pembangunan infastruktur. Hal tersebut dicapai melalui realisasi pembangunan gudang dan pasar induk atau pasar regional. Serta mendorong pemanfaatan jalur ke…

Petugas Dishub Ditemukan Tewas di Jl Akses Marunda

Seorang pria berseragam Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di Jalan Akses Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Senin (30/3), sekitar pukul 13.00. "Kami menduga korban meninggal akibat tabrak lari, karena saat ditemukan posisi korban berada di tengah jalan. Namun untuk penyebab pastinya masih kami dalami," kata AKP Iskandar, Kanit Lantas Polsek Metro Cilincing.Korban yang diketahui bernama Nasori (35), saat ditemukan mengalami luka parah di bagian kepala dan tangan. Korban ditemukan tepat disamping sepeda motor B 6867 UVF. Dikatakan Iskandar, pihaknya masih berupaya mencari saksi mata guna dimintai keterangannya. Namun sejauh ini belum ada saksi yang bisa memberikan keterangan. Dihubungi terpisah, Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta Utara, Hengki Sitorus membenarkan korban yang tewas di Jalan Akses Marunda merupakan anggotanya. Menurut Hengki, korban baru satu bulan bertugas…

Pencanangan HUT DKI Difokuskan di Kota Tua

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat kembali didaulat menjadi tuan rumah pencanangan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 488 Kota Jakarta. Rencananya, pencanangan akan difokuskan di kawasan Kota Tua. “Untuk lokasinya kami masih fokus di Kota Tua seperti pencanangan yang sebelumnya. Nantinya dua hari sebelum hari H akan ada penilaian Abnon dan sorenya acara-acara kebudayaan,” ujarnya kepada beritajakarta.com, Senin (30/3).Wakil Walikota Jakarta Barat, Muhammad Yuliadi mengatakan, acara pencanangan akan diselenggarakan 31 Mei mendatang. Sejumlah persiapan sudah dilakukan. Dua hari sebelum pencanangan akan dilakukan penilaian Abang None (Abnon) Jakarta 2015 dan acara kebudayaan lainnya. Rencananya, kata Yuliadi, dalam pencanangan tersebut, Pemkot Jakarta Barat akan mengadakan perlombaan perahu naga yang berlokasi di Kali Besar yang berada di sekitar Kota Tua. Kabag Tata Pemerintahan Jakarta Barat, Edy Mulyanto menambahkan, selain di kawasan Kota Tua, titik lokasi lainnya ada di Jal…

Akibat Korek Api, 4 Rumah & 1 Gereja Terbakar

Sebanyak empat rumah dan satu Gereja Pantekosta Tabernakel (GPT) di Jalan Pelita V Kampung Bahari, Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, ludes dilalap api, Senin (30/3) sore. Diduga api berasal dari korek api yang membakar kasur milik salah seorang warga. "Ada anak kecil main korek api di atas kasur rumahnya. Tiba-tiba api membakar kasur. Si anak pun langsung lari ketakutan," kata Maryati (40), seorang saksi mata. Angin yang berhembus kencang membuat api dengan cepat meludeskan empat rumah sekaligus. Warga yang bergotong royong memadamkan api dengan peralatan seadanya tidak membuahkan hasil maksimal. "Kami mengerahkan 17 unit mobil pemadam ke lokasi. Akhirnya api berhasi kami padamkan dalam waktu lima menit," ujar Eddy Putranto, Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Bencana Jakarta Utara. Eddy menuturkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Jumlah keugian juga belum dapat dihitung.

Ahok akan Bangun Lima Taman Bermain Anak

Minimnya keberadaan taman untuk bermain anak di ibu kota membuat anak-anak memilih bermain di Tempat Pemakaman Umum (TPU). Untuk itu, Pemprov DKI Jakarta terus berupaya membeli tanah untuk dibangun taman sebagai sarana bermain anak-anak.
Bahkan, Pemprov DKI Jakarta telah mengalokasikan anggaran pembelian tanah di dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2015.
"Kita akan terus beli tanah. Tahun ini, akan ada 4 atau 5 contoh ruang publik terbuka ramah anak yang akan dibangun," ujar Basuki Tjahaja Purnama, Gubernur DKI Jakarta, di Balaikota, Senin (30/3).
Mantan Bupati Belitung Timur itu menjelaskan, pihaknya saat ini juga telah membangun taman ramah anak di antaranya di kawasan Pulogadung. "Beberapa sudah mulai bangun, seperti di Pulogadung. Nah ini juga CSR dari PT Pembangunan Jaya," jelasnya.
Sekadar diketahui, sejumlah anak-anak di Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, ditemukan bermain di areal TPU seluas satu hektare tersebut. Mereka terp…

Eksekusi Ruko di Jl Batu Ceper Batal

Juru sita Pengadilan Negeri Jakarta Pusat batal mengeksekusi bangunan ruko yang berlokasi di Jalan Batu Ceper No 48, Gambir, lantaran pemiliknya tidak berada di lokasi. “Sesuai persuratan, tanah ini atas milik Santoso, makanya kita jalankan perintah pengadilan untuk mengeksekusi. Namun diketahui semua ruko ini sudah dijual dan tidak diketahui lagi keberadaan pemilik awalnya,” ujar Suharto, Pelaksana Juru Sita Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (30/3).Informasi yang dihimpun, bangunan tersebut awalnya milik Santoso. Hingga akhirnya pada 1982, bangunan itu disewa oleh Maria, Ismail dan Yahya Yusuf. Namun tahun berikutnya, oleh penyewa, bangunan tersebut dibuatkan sertifikat dan kini sudah berdiri lima unit ruko berlantai tiga. Pantauan beritajakarta.com, sejak pagi hari puluhan petugas gabungan dari kepolisian dan Satpol PP sudah bersiaga di lokasi eksekusi. Namun akses menuju bangunan dalam kondisi terkunci. Kepala Seksi Operasional Satpol PP Jakarta Pusat , Maruli Sijabat mengata…

Lima Daerah Mitra Diusulkan Terima Dana Hibah

Meski menggunakan payung hukum Peraturan Gubernur (Pergub) dalam menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI tahun 2015, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI kembali mengalokasikan dana hibah ke daerah mitra pada tahun ini. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI, Heru Budi‎ Hartono menuturkan, dana hibah ke kota mitra daerah pada tahun ini dialokasikan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor sebesar Rp 67,4 miliar, Pemerintah Kota (Pemkot) Tanggerang Rp 100 miliar, Pemkot Bekasi Rp 98,1 miliar, Pemkot Tanggerang Selatan Rp 74,8 miliar dan Pemkab Tanggerang Rp 17,7 miliar.Berbeda dengan tahun sebelumnya, bantuan sosial (bansos) senilai Rp 358 miliar yang akan menggunakan pagu anggaran tahun 2014 tersebut, hanya dialokasikan ke lima daerah penyangga ibu kota.
"Total anggaran dana hibah yang kita sediakan tidak berbeda dengan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD 2015, sebesar Rp 358 miliar," katanya saat ditemui di Balaikota, Senin (30/…