Langsung ke konten utama

Tumpahan Tanah di Kwitang Dibersihkan

 Damkar Semprot Tumpahan Tanah di Depan Markas Marinir di SenenPetugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Pusat membersihkan tumpahan tanah di Jalan Prajurit KKO Usman dan Harun, tepatnya di depan markas Marinir, Kwitang, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (29/7) pagi.

"Agar proses penyemprotan cepat kami kerahkan dua unit mobil damkar, karena lalu lintas disana cukup padat dan pukul 08.30 arus lalu lintas kembali normal"
Kasie Sektor VII Sudin PKP Jakarta Pusat Kecamatan Senen Saiful Kahfi mengatakan pihaknya menerima laporan pukul 06.55 jika ada tanah yang tumpah dari truk. Kondisi ini menyebabkan jalan licin, akibatnya sejumlah pengendara motor memperlambat kendaraan dan menimbulkan kemacetan.
"Agar proses penyemprotan cepat kami kerahkan dua unit mobil damkar, karena lalu lintas disana cukup padat dan pukul 08.30 arus lalu lintas kembali normal," kata Saiful, Jumat (29/7).
Sedangkan, petugas yang dikerah, sebanyak 10 personel dan pihaknya juga dibantu petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kwitang agar proses pembersihan tanah cepat selesai.
"Dari kepolisian dan Marinir juga membantu mengatur arus lalu lintas, agar mengurai kemacetan, sebab dari tiga jalur hanya satu yang bisa dilalui," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.