Langsung ke konten utama

KPKD Jaksel Pasang CCTV di Loket Pengajuan SPM

Kantor Perbendaharaan dan Kas Daerah (KPKD) bekerjasama dengan Suku Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Jakarta Selatan memasang closed circuit television (CCTV) di loket penerimaan surat perinta membayar (SPM).


"Volume pengajuan dokumen SPM mengalami peningkatan pada akhir tri wulan tiga, puncaknya di bulan Oktober November, dan Desember "
"Kita bisa melihat langsung betapa ramainya loket di akhir tahun. Volume pengajuan dokumen SPM mengalami peningkatan pada akhir tri wulan tiga, puncaknya di bulan Oktober November, dan Desember. Masuknya bukan puluhan, tapi ribuan, karena di sini melayani 145 SKPD/UKPD," kata Busro Murod, Kepala KPKD Jakarta Selatan, Senin (25/7).
Ke depan, sambung Busro, pihaknya berencana akan memasang satu unit CCTV lagi di ruang staf. Sehingga proses pelayanan bisa diawasi.
"Saya ingin mengembangkan sampai ruangan staf. Nanti proses yang dilakukan staf itu bisa kelihatan, kok SP2D nya lama sampai ke saya, numpuknya di mana nih, bisa kelihatan. Ini merupakan bentuk pengawasan terhadap percepatan pelayanan dan proses pencairan SP2D," tutur Busro.
Kepala Suku Dinas Kominfomas Jakarta Selatan, Lestari Ady Wiryono mengatakan, CCTV ini memantau pergerakan maupun aktivitas di loket dan ruang tunggu. Dikatakan Lestary, bersama dengan KPKD, pihaknya memiliki wacana untuk mengembangkan pemantauan CCTV melalui ponsel atau website.
"CCTV ini terkoneksi ke ruang monitoring CCTV Sudin Kominfomas dan bisa dimonitor ditingkat pimpinan Wali Kota," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

68 PNS DKI Belum Registrasi e-PUPNS

Badan Kepagawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta mencatat ada  1.848 pegawai negeri sipil (PNS) yang tak melakukan pendataan ulang PNS secara elektronik (e-PUPNS). Dari keseluruhan jumlah tersebut, hanya 68 di antara yang tidak diketahui keterangannya. Sementara lainnya sudah pensiun, diberhentikan dari PNS, meninggal, dan lain sebagainya.

Sampah Botol Plastik Diolah Jadi Hiasan HUT RI

Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 berbagai kegiatan dan kreatifitas dilakukan oleh warga DKI Jakarta. Mengolah sampah anorganik menjadi hiasan, merupakan salah satu cara untuk bisa menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Seperti yang telah dilakukan oleh warga Jalan Hanafi, RW 02, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka membuat hiasan dari botol-botol plastik bekas, yang kemudian dibersihkan dan diberikan warna agar terlihat menarik.

"Ada warga yang hobi mengumpulkan botol-botol plastik dari warga. Lalu dengan bersama-sama warga RW 02 dibersihkan dan diberikan cat warna merah putih, terus disusun," ujar Dody Taruna, Lurah Pondok Bambu, Kamis (13/8).
Menurut Dody, kegiatan ini sangat baik dilakukan oleh warganya. Bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga hubungan emosional antar warga. "Bagus kan, kita olah lagi sampah-sampah plastik jadi barang yang lebih berguna…

Rusun Karang Anyar Harus Direhab Total

Rusun Karang Anyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat, saat ini kondisinya dinilai sudah tidak layak dihuni.  Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta, mengusulkan agar rusun yang terletak di Jl G, RW 12, Karang Anyar tersebut, direhab total. Kepala Dinas Perumahan dan Gedung DKI Jakarta, Ika Aji Lestari mengatakan, wacana untuk rehab total Rusun Karang Anyar memang ada. Namun sejauh ini belum dimasukkan dalam perencanaan anggaran 2016 yang dikemas dalam Kebijakan Umum APBD-Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS). “Secara kasat mata, bangunan Rusun Karang Anyar sudah tidak layak lagi, harus direvitalisasi agar bisa menampung jumlah warga lebih banyak lagi,” ujar Ika, Selasa (15/9). Ika berharap, wacana revitalisasi rusun tersebut dapat dimasukkan dalam perencanaan dan mendapatkan persetujuan dari dewan, sehingga jika anggaran sudah ada maka revitalisasi dapat dilakukan di 2016. Dia menambahkan, pihaknya juga belum melakukan sosialisasi kepada penghuni rusun, sebab belum adanya…