Langsung ke konten utama

160 Makam Fiktif Ditemukan di Jakbar

160 Makam Fiktif Ditemukan di Jakbar
Sumber: beritajakarta.com
Sebanyak 160  makam fiktif ditemukan di Taman Pemakaman Umum (TPU) yang tersebar di Jakarta Barat. Ratusan makam fiktif itu tidak terdaftar atau tercatat.

Wali Kota Jakarta Barat, Anas Effendi mengatakan, pihaknya telah meminta instansi terkait untuk segera membongkar kasus makam fiktif hingga tuntas.
“Ada indikasi sekitar 160 makam fiktif di TPU Jakarta Barat. Coba bayangkan ada makam, tapi tidak ada jenazah. Hanya dikasih gundukan tanah dan nisan,” ujar  Anas, Selasa (26/7).
Pihaknya akan memastikan, siapa pihak yang telah memanfaatkan makam fiktif ini. Ia berharap tidak ada oknum pejabat yang namanya masuk dalam daftar makam fiktif.
Semua makam diinventarisir, jangan sampai tercantum nama camat dan lurah pada nisan, sementara orangnya masih gentayangan,” tegasnya.
Kepala Sudin Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Barat,  Uus Kuswanto menjelaskan, keberadaaan makam fiktif ini sudah ada sejak tahun sebelumnya.
Paling banyak makam fiktif ditemukan di TPU Tegal Alur (kristen), jelasnya. 
Ia menambahkan, permainan makam fiktif melibatkan banyak orang  termasuk pengelola TPU.  Indikasi itu terlihat saat menemukan makam yang tertera nama ahli waris.
Tapi, saat ditelusuri, nama tersebut tidak tercantum dalam ahli waris. Kami akan berantas semuanya, tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belasan PSK di Tanah Abang Terjaring Razia

Satpol PP Jakarta Pusat berhasil mengamankan 16 wanita pekerja seks komersial (PSK) yang tengah mangkal di sekitar Pasar Tanah Abang Blok G dan Stasiun Tanah Abang, Sabtu (18/4) dini hari. Mereka kemudian dibawa ke panti sosial untuk mendapatkan pembinaan.

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, ke-16 wanita PSK itu dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II, Cipayung, Jakarta Timur. Di panti sosial ini mereka akan diberikan beragam keterampilan sebagai modal agar tidak lagi menekuni profesi lamanya. "Seluruh PSK kami amankan dari sekitar Pasar Blok G dan Stasiun Tanah Abang," kata mantan Wakil Walikota Jakarta Utara ini. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati menambahkan, sejumlah keterampilan yang diajarkan di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II antara lain menjahit, memasak dan tata rias. "Pembinaan diberikan selama enam bulan," jelas Susana.

Sampah Botol Plastik Diolah Jadi Hiasan HUT RI

Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 berbagai kegiatan dan kreatifitas dilakukan oleh warga DKI Jakarta. Mengolah sampah anorganik menjadi hiasan, merupakan salah satu cara untuk bisa menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Seperti yang telah dilakukan oleh warga Jalan Hanafi, RW 02, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka membuat hiasan dari botol-botol plastik bekas, yang kemudian dibersihkan dan diberikan warna agar terlihat menarik.

"Ada warga yang hobi mengumpulkan botol-botol plastik dari warga. Lalu dengan bersama-sama warga RW 02 dibersihkan dan diberikan cat warna merah putih, terus disusun," ujar Dody Taruna, Lurah Pondok Bambu, Kamis (13/8).
Menurut Dody, kegiatan ini sangat baik dilakukan oleh warganya. Bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga hubungan emosional antar warga. "Bagus kan, kita olah lagi sampah-sampah plastik jadi barang yang lebih berguna…

Tahun Ini BPKAD akan Selesaikan Input Aset DKI di E-Aset

Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI diminta untuk menyerahkan daftar aset yang dikelola kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Ini untuk mempercepat proses input data di program aset elektronik (e-aset).