Langsung ke konten utama

Lapak PKL di Bendungan Hilir Dibongkar

Sumber: beritajakarta.com
Sebanyak sembilan lapak pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Penjernihan I, Kelurahan Bendungan Hilir, Tanah Abang, ditertibkan. Lapak PKL ditertibkan lantaran berdiri di atas saluran air.

Lurah Bendungan Hilir, Agus Muharam mengatakan, sebelum ditertibkan pihaknya telah melakukan sosialisasi hingga menyampaikan peringatan. Namun hingga batas waktu yang diberikan, peringatan tidak digubris PKL.
"Makanya kita lakukan pembongkaran paksa. Ada sembilan lapak yang kami bongkar dan hancurkan agar tidak dijadikan tempat berjualan lagi," katanya, Kamis (28/7).
Ditambahkan Muharam, untuk membongkar lapak pedagang yang terbuat dari kayu tersebut, pihaknya mengerahkan 21 personel gabungan Satpol PP dan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU). Setelah lapak dibongkar, saluran langsung dibersihkan.
"Kami juga akan lakukan pengawasan secara rutin agar PKL tidak kembali," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.