Langsung ke konten utama

HBKB di Ibukota Belum Ramah Lingkungan

Car Free Day di Ibukota Belum Ramah Lingkungan
Sumber: beritajakarta.com
Hasil investigasi Ombudsman RI pada April hingga Mei 2016, penyelenggaraan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau dalam bahasa Inggris disebut sebagai Car Free Day pada akhir pekan di Jakarta belum ramah lingkungan. Indikasinya dilihat dari minimnya tempat pembuangan sampah dan toilet portabel.

Pimpinan Ombudsman RI, Alamsyah Saragih mengatakan, penyelenggaraan HBKB di Jakarta masih minim tempat pembuangan sampah dan ketersediaan toilet portabel.
"Penyelenggaraan HBKB tidak lepas dari sorotan. Tim menemukan minimnya tempat pembuangan sampah dan ketersediaan fasilitas toilet portabel," ucapnya di kantor Ombudsman RI di Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (26/7).
Secara terpisah, Wakil Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Ali Maulana membenarkan toilet portabel‎ minim saat HBKB. Pasalnya, pihaknya tidak lagi menggunakan toilet itu.
"Khususnya yang di Sudirman-Thamrin, kita nggak pake toilet portabel‎ tapi lebih bagusan. Bis toilet kita pakainya. Ada dua disana," ucapnya.
Kemudian, lanjut Ali, keberadaan tempat pembuangan sampah ‎saat HBKB itu sengaja tidak dilakukan pihaknya untuk keamanan. Sebab, HBKB kerap dilakukan di jalan-jalan protokol.
"Contohnya di Sudirman-Thamrin. Kalau di sana banyak tong sampah, itu bahaya. Bisa jadi tempat menyimpan sesuatu yang berbahaya. Itu penyebabnya kita tidak sebar tong sampah," tandasnya.‎

Komentar

Postingan populer dari blog ini

68 PNS DKI Belum Registrasi e-PUPNS

Badan Kepagawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta mencatat ada  1.848 pegawai negeri sipil (PNS) yang tak melakukan pendataan ulang PNS secara elektronik (e-PUPNS). Dari keseluruhan jumlah tersebut, hanya 68 di antara yang tidak diketahui keterangannya. Sementara lainnya sudah pensiun, diberhentikan dari PNS, meninggal, dan lain sebagainya.

Sampah Botol Plastik Diolah Jadi Hiasan HUT RI

Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 berbagai kegiatan dan kreatifitas dilakukan oleh warga DKI Jakarta. Mengolah sampah anorganik menjadi hiasan, merupakan salah satu cara untuk bisa menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Seperti yang telah dilakukan oleh warga Jalan Hanafi, RW 02, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka membuat hiasan dari botol-botol plastik bekas, yang kemudian dibersihkan dan diberikan warna agar terlihat menarik.

"Ada warga yang hobi mengumpulkan botol-botol plastik dari warga. Lalu dengan bersama-sama warga RW 02 dibersihkan dan diberikan cat warna merah putih, terus disusun," ujar Dody Taruna, Lurah Pondok Bambu, Kamis (13/8).
Menurut Dody, kegiatan ini sangat baik dilakukan oleh warganya. Bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga hubungan emosional antar warga. "Bagus kan, kita olah lagi sampah-sampah plastik jadi barang yang lebih berguna…

Belasan PSK di Tanah Abang Terjaring Razia

Satpol PP Jakarta Pusat berhasil mengamankan 16 wanita pekerja seks komersial (PSK) yang tengah mangkal di sekitar Pasar Tanah Abang Blok G dan Stasiun Tanah Abang, Sabtu (18/4) dini hari. Mereka kemudian dibawa ke panti sosial untuk mendapatkan pembinaan.

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, ke-16 wanita PSK itu dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II, Cipayung, Jakarta Timur. Di panti sosial ini mereka akan diberikan beragam keterampilan sebagai modal agar tidak lagi menekuni profesi lamanya. "Seluruh PSK kami amankan dari sekitar Pasar Blok G dan Stasiun Tanah Abang," kata mantan Wakil Walikota Jakarta Utara ini. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati menambahkan, sejumlah keterampilan yang diajarkan di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II antara lain menjahit, memasak dan tata rias. "Pembinaan diberikan selama enam bulan," jelas Susana.