Langsung ke konten utama

DKI Usulkan Aturan Penggunaan Drone

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana bertemu dengan Pemerintah Pusat guna membahas aturan penggunaan drone.


" K‎alau tidak diatur, dia (drone) mengganggu. Oleh sebab itu, saya minta betul-betul itu diatur"
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot saiful Hidayat menilai, jika tidak ada aturan penggunaan drone, dikhawatirkan bisa disalahgunakan pihak yang tidak bertanggung jawab.
"K‎alau tidak diatur, dia (drone) mengganggu. Oleh sebab itu, saya minta betul-betul itu diatur. Apa melalui Kementerian Kominfo atau Perhubungan atau Kepolisian. Penggunaan drone harus diatur menurut saya‎," ucap Djarot usai memimpin Rapat Koordinasi Anggota Komunitas Intelijen Daerah (Kominda) DKI Jakarta Dalam Mengantisipasi Potensi Gangguan Keamanan Bulan Agustus Tahun 2016 di Treva Internasional Hotel‎, Rabu (27/7).
Djarot menjelaskan, di kota Jakarta banyak gedung pemerintahan, baik daerah maupun pusat. Di dalam gedung, disimpan data-data penting. Dengan drone atau kamera pengintai berupa pesawat tanpa awak ini, data-data itu dapat diambil pihak yang tidak bertanggungjawab untuk kepentingan pihak tersebut. ‎
"‎Kita tidak ingin drone ini digunakan untuk kepentingan-kepentingan yang buruk, yang negatif, misalnya, dikendalikan oleh kelompok teror. Misalnya juga digunakan untuk mengambil berbagai macam data-data punya kita, data penting. Karena itu perlu diatur," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

68 PNS DKI Belum Registrasi e-PUPNS

Badan Kepagawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta mencatat ada  1.848 pegawai negeri sipil (PNS) yang tak melakukan pendataan ulang PNS secara elektronik (e-PUPNS). Dari keseluruhan jumlah tersebut, hanya 68 di antara yang tidak diketahui keterangannya. Sementara lainnya sudah pensiun, diberhentikan dari PNS, meninggal, dan lain sebagainya.

Sampah Botol Plastik Diolah Jadi Hiasan HUT RI

Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 berbagai kegiatan dan kreatifitas dilakukan oleh warga DKI Jakarta. Mengolah sampah anorganik menjadi hiasan, merupakan salah satu cara untuk bisa menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Seperti yang telah dilakukan oleh warga Jalan Hanafi, RW 02, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka membuat hiasan dari botol-botol plastik bekas, yang kemudian dibersihkan dan diberikan warna agar terlihat menarik.

"Ada warga yang hobi mengumpulkan botol-botol plastik dari warga. Lalu dengan bersama-sama warga RW 02 dibersihkan dan diberikan cat warna merah putih, terus disusun," ujar Dody Taruna, Lurah Pondok Bambu, Kamis (13/8).
Menurut Dody, kegiatan ini sangat baik dilakukan oleh warganya. Bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga hubungan emosional antar warga. "Bagus kan, kita olah lagi sampah-sampah plastik jadi barang yang lebih berguna…

Belasan PSK di Tanah Abang Terjaring Razia

Satpol PP Jakarta Pusat berhasil mengamankan 16 wanita pekerja seks komersial (PSK) yang tengah mangkal di sekitar Pasar Tanah Abang Blok G dan Stasiun Tanah Abang, Sabtu (18/4) dini hari. Mereka kemudian dibawa ke panti sosial untuk mendapatkan pembinaan.

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, ke-16 wanita PSK itu dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II, Cipayung, Jakarta Timur. Di panti sosial ini mereka akan diberikan beragam keterampilan sebagai modal agar tidak lagi menekuni profesi lamanya. "Seluruh PSK kami amankan dari sekitar Pasar Blok G dan Stasiun Tanah Abang," kata mantan Wakil Walikota Jakarta Utara ini. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati menambahkan, sejumlah keterampilan yang diajarkan di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II antara lain menjahit, memasak dan tata rias. "Pembinaan diberikan selama enam bulan," jelas Susana.