Langsung ke konten utama

DKI Tanggung Biaya Hidup Tim MTQ Jika Juara Umum

DKI Tanggung Biaya Hidup Tim MTQ Jika Juara UmumGubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama ‎melepas Kafilah DKI untuk mengikuti MTQ ke-26 tingkat nasional 2016. Jaminan biaya hidup selama dua tahun pun akan menjadi bonus jika tim DKI menjadi juara umum.

"Kita ingin para guru ngaji yang bisa jadi juara. Nanti biaya hidupnya selama dua tahun kita yang tanggung, sehingga mereka bisa fokus mengajar "
‎"Kita ingin para guru ngaji yang bisa jadi juara. Nanti biaya hidupnya selama dua tahun kita yang tanggung, sehingga mereka bisa fokus mengajar," ujarnya, Rabu (27/7).
Menurut Basuki, akan ada perhitungan standar gaji untuk guru ngaji tersebut termasuk gaji ke 13.‎ Sehingga menurutnya para guru ngaji bisa berfokus tanpa harus memikirkan mencari penghasilan lainnya.
"Kita harus yakin kalau DKI bisa dipercaya menjadi juara umum, saya ingin ada semangat dari para peserta," katanya.
Penyelenggaraan MTQ tahun ini dilaksanakan di Mataram, NTB pada tanggal 30 Juli hingga 6 Agustus 2016. Jakarta sendiri mengirimkan 34 orang untuk bertanding.
Adapun nantinya yang dilombakan sebanyak tujuh cabang yaitu ‎Tilawah, Tahfizh, Tafsir, Mmq, Kaligrafi, Syarhil Qur'an dan Fahmil Qur'an.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.