Langsung ke konten utama

Saluran Jalan Dharmawangsa Penuh Sampah

Sumber: beritajakarta.com
Warga di Jalan Dharmawangsa 11, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan mengeluhkan banyaknya sampah yang menumpuk di dalam saluran sekitar jalan tersebut. Padahal, saluran tersebut merupakan muara dari saluran mikro di sekitar pemukiman warga.

"Saluran ini pertemuan dari got-got kecil. Ini perempatan muara dari got pemukiman di Kelurahan Cipete Utara dan juga ada yang dari Kelurahan Pulo," ucap Soedewo (55), salah satu warga Cipete Utara, Jumat (31/7).
Pantauan beritajakarta.com, air mengalir dari arah Jalan Kirai dan Jalan Prapanca menuju Jalan Dharmawangsa 11. Saat air meluncur ke bawah, sampah-sampah nampak sudah menumpuk dengan luas sekitar 10 meter persegi. Memang untuk kapasitas Saluran Penghubung Dharmawangsa tergolong besar. Sebab, dari permukaan jalan ke permukaan air memiliki kedalaman hingga 2,5 meter, dengan lebar 3 meter.
"Kalau banjir sepertinya tidak mungkin karena dalam ini salurannya. Tapi ya kalau bisa secara berkala diangkat, masa hampir tidak terlihat airnya pas dipertemuan saluran itu," keluh Soedewo.
Kepala Suku Dinas Kebersihan Jakarta Selatan Budi Mulyanto menyatakan segera melakukan pembersihan saluran. "Siap secepatnya nanti segera dibersihkan," katanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id