Langsung ke konten utama

Kapal Ojek Gunakan Tiket

Sumber: beritajakarta.com
Mulai Sabtu (1/8), penumpang yang menggunakan jasa kapal tradisional (kapal ojek) dari Kali Adem ke sejumlah pulau pemukiman di Kepulauan Seribu akan menggunakan tiket yang dikelola oleh Koperasi Mina Wisata.
Ketua Koperasi Mina Wisata Hamdi mengatakan, pemberlakuan sistem tiket akan diuji coba mulai hari Sabtu (1/8) dari dermaga Kali Adem dan pada hari Minggu (2/8) dari pulau.
"Mulai Sabtu besok dari Kali Adem akan diberlakukan tiket. Kalau dari pulau diberlakukan mulai hari Minggu, pas wisatawan balik ke darat," ujar Hamdi, Kamis (30/7).
Dikatakan Hamdi, saat ini sosialisasi telah dilakukan melalui spanduk dan banner yang dipasang di dermaga Kali Adem. "Tarif disetujui berdasarkan kesepakatan dengan pemilik kapal dan pihak travel, jelasnya.
Untuk tarif kapal ojek dan reguler dari dermaga Kali Adem ke Pulau Pramuka sebesar Rp 47.000. Kali Adem ke Pulau Pari dan Untung Jawa sebesar Rp 42.000. Sedangkan dari Kali Adem ke Pulau Harapan sebesar Rp.57.000.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.