Langsung ke konten utama

Rusunawa di DKI Terintegrasi dengan Terminal dan Pasar

DKI Akan Bangun Rusunawa Terintegrasi Terminal dan Pasar
Sumber: beritajakarta.com
Pemprov DKI akan membangun rumah susun sederhana sewa (rusunawa) yang bersinergi dengan terminal dan pasar. Dengan integrasi tersebut, hunian warga jadi lebih mudah dijangkau transportasi dan dekat dengan pusat ekonomi.
“Kami selalu berusaha memenuhi kebutuhan rusunawa untuk warga Jakarta yang sangat tinggi,” ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat di Balaikota, Rabu (29/7).Rencananya, Pemprov DKI akan membangun empat blok rusunawa setinggi 16 lantai di Terminal Muara Angke, Jakarta Utara dan 2 blok rusunawa di atas lahan Terminal Tanah Merdeka.
Mantan Walikota Blitar itu menjelaskan, sejumlah lokasi prioritas yang akan dibangun rusunawa terintegrasi pasar di antaranya Pasar Rumput dan Pasar Minggu yang berlokasi di wilayah Jakarta Selatan.
“Di Jakarta Selatan belum ada rusunawa, yang ada hanya rusunami (rumah susun sederhana milik) atau apartemen saja. Intinya adalah bagaimana cara kita untuk mensinergikan, menggabungkan aktivitas ekonomi dengan hunian warga. Dengan cara itu kita menyelesaikan dua persoalan sekaligus, persoalan hunian dan ekonomi kerakyatan,” jelasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id