Langsung ke konten utama

Halte Bus Cengkareng Jadi Tempat Parkir Angkot

Sumber: beritajakarta.com
Halte bus di perempatan lampu merah Cengkareng, Jakarta Barat digunakan angkutan kota (angkot) untuk parkir. Alhasil, warga yang ingin menunggu angkutan lainnya menjadi terganggu. Pasalnya, halte jadi kumuh dan menyempit.  

Pantauan beritajakarta.com, tampak angkot berwarna merah, trayek Cengkareng-Grogol parkir di halte bergabung dengan masyarakat yang menunggu angkutan umum.
Sudarman Yudha (47) warga Cengkareng Barat mengaku setiap hari menunggu angkutan umum di halte tersebut mengatakan, angkot yang parkir di halte tersebut terjadi sudah lama.
“Kalau menunggu di halte tertutup angkot, hingga terpaksa ngalah berdiri di pinggir jalan,” kata Sudarman, Jumat (31/7).
Kepala Satpol PP Kecamatan Cengkareng, Alex Munadi menuturkan, pihaknya sudah beberapa kali mengusir angkot yang parkir di halte tersebut. Pihaknya, kata Alex, akan berkoordinasi dengan instansi terkait.
“Kami sudah sering mengusir para awak angkot agar tidak memarkir angkotnya di halte. Tapi, tak lama kembali lagi kayak PKL. Seharusnya unit terkait yang bertindak tegas hingga halte tersebut benar-benar steril dari angkot yang parkir,” tegas Alex.
Sementara, Kasudin Perhubungan dan Transportasi Jakarta Barat, Tiodor Sianturi saat dihubungi melalui telepon genggamnya tidak aktif.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belasan PSK di Tanah Abang Terjaring Razia

Satpol PP Jakarta Pusat berhasil mengamankan 16 wanita pekerja seks komersial (PSK) yang tengah mangkal di sekitar Pasar Tanah Abang Blok G dan Stasiun Tanah Abang, Sabtu (18/4) dini hari. Mereka kemudian dibawa ke panti sosial untuk mendapatkan pembinaan.

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, ke-16 wanita PSK itu dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II, Cipayung, Jakarta Timur. Di panti sosial ini mereka akan diberikan beragam keterampilan sebagai modal agar tidak lagi menekuni profesi lamanya. "Seluruh PSK kami amankan dari sekitar Pasar Blok G dan Stasiun Tanah Abang," kata mantan Wakil Walikota Jakarta Utara ini. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati menambahkan, sejumlah keterampilan yang diajarkan di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II antara lain menjahit, memasak dan tata rias. "Pembinaan diberikan selama enam bulan," jelas Susana.

Sampah Botol Plastik Diolah Jadi Hiasan HUT RI

Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 berbagai kegiatan dan kreatifitas dilakukan oleh warga DKI Jakarta. Mengolah sampah anorganik menjadi hiasan, merupakan salah satu cara untuk bisa menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Seperti yang telah dilakukan oleh warga Jalan Hanafi, RW 02, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka membuat hiasan dari botol-botol plastik bekas, yang kemudian dibersihkan dan diberikan warna agar terlihat menarik.

"Ada warga yang hobi mengumpulkan botol-botol plastik dari warga. Lalu dengan bersama-sama warga RW 02 dibersihkan dan diberikan cat warna merah putih, terus disusun," ujar Dody Taruna, Lurah Pondok Bambu, Kamis (13/8).
Menurut Dody, kegiatan ini sangat baik dilakukan oleh warganya. Bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga hubungan emosional antar warga. "Bagus kan, kita olah lagi sampah-sampah plastik jadi barang yang lebih berguna…

Tahun Ini BPKAD akan Selesaikan Input Aset DKI di E-Aset

Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI diminta untuk menyerahkan daftar aset yang dikelola kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Ini untuk mempercepat proses input data di program aset elektronik (e-aset).