Langsung ke konten utama

22 Lapak PKL di Percetakan Negara Dibongkar

Sumber: beritajakarta.com
Penataan wilayah untuk mengatasi kesemrawutan terus dilakukan Pemkot Administrasi Jakarta Pusat. Puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) yang berdiri di fasilitas umum (fasum), di Jalan Percetakan Negara, Kelurahan Johar Baru, Jakarta Pusat dibongkar, Kamis (30/7).

Aksi pembongkaran yang melibatkan sebanyak 40 petugas gabungan dari Satpol PP, TNI, dan Polri itu berjalan lancar. Satu per satu lapak yang berada di atas trotoar, saluran air, dan taman dibongkar petugas menggunakan peralatan seadanya. Puing-puing sisa pembongkaran diangkut ke atas truk dan dibawa ke gudang Satpol PP di Cakung, Jakarta Timur untuk dihancurkan.
Camat Johar Baru Ikhsan R Sururi mengatakan, sebelum dilakukan pembongkaran pihaknya telah melakukan sosialisasi dan melayangkan surat peringatan kepada pedagang. Namun peringatan petugas tidak dihiraukan pedagang sehingga terpaksa dilakukan pembongkaran hari ini.
"Ada 22 lapak PKL yang kami bongkar hari ini karena mengganggu ketertiban umum," kata Ikhsan, Kamis (30/7).
Usai di lakukan pembongkaran, pihaknya juga akan langsung melakukan pengurasan saluran air serta memperbaiki taman yang rusak. "Sedangkan di trotoar akan kami tempatkan pot bunga agar tidak kembali ditempati pedagang," ungkapnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belasan PSK di Tanah Abang Terjaring Razia

Satpol PP Jakarta Pusat berhasil mengamankan 16 wanita pekerja seks komersial (PSK) yang tengah mangkal di sekitar Pasar Tanah Abang Blok G dan Stasiun Tanah Abang, Sabtu (18/4) dini hari. Mereka kemudian dibawa ke panti sosial untuk mendapatkan pembinaan.

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, ke-16 wanita PSK itu dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II, Cipayung, Jakarta Timur. Di panti sosial ini mereka akan diberikan beragam keterampilan sebagai modal agar tidak lagi menekuni profesi lamanya. "Seluruh PSK kami amankan dari sekitar Pasar Blok G dan Stasiun Tanah Abang," kata mantan Wakil Walikota Jakarta Utara ini. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati menambahkan, sejumlah keterampilan yang diajarkan di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II antara lain menjahit, memasak dan tata rias. "Pembinaan diberikan selama enam bulan," jelas Susana.

Sampah Botol Plastik Diolah Jadi Hiasan HUT RI

Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 berbagai kegiatan dan kreatifitas dilakukan oleh warga DKI Jakarta. Mengolah sampah anorganik menjadi hiasan, merupakan salah satu cara untuk bisa menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Seperti yang telah dilakukan oleh warga Jalan Hanafi, RW 02, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka membuat hiasan dari botol-botol plastik bekas, yang kemudian dibersihkan dan diberikan warna agar terlihat menarik.

"Ada warga yang hobi mengumpulkan botol-botol plastik dari warga. Lalu dengan bersama-sama warga RW 02 dibersihkan dan diberikan cat warna merah putih, terus disusun," ujar Dody Taruna, Lurah Pondok Bambu, Kamis (13/8).
Menurut Dody, kegiatan ini sangat baik dilakukan oleh warganya. Bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga hubungan emosional antar warga. "Bagus kan, kita olah lagi sampah-sampah plastik jadi barang yang lebih berguna…

Tahun Ini BPKAD akan Selesaikan Input Aset DKI di E-Aset

Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI diminta untuk menyerahkan daftar aset yang dikelola kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Ini untuk mempercepat proses input data di program aset elektronik (e-aset).