Langsung ke konten utama

Bangunan di Kali Cakung Drain akan Dibongkar

Sumber: beritajakarta.com
Untuk mengatasi banjir dan genangan di wilayah Jakarta Utara, Kali Cakung Drain yang terletak di wilayah Cilincing akan dinormalisasi. Sebanyak 2.700 bangunan liar yang berdiri di bantaran kali tersebut akan dibongkar.
Pantauan beritajakarta.com, saat ini Kali Cakung Drain dipadati bangunan liar. Bahkan, warga mendirikan pondasi bangunan di atas badan kali. Selain membuat kali menyempit, keberadaan bangunan-liar tersebut menyebabkan kali menjadi kumuh karena sampah menyangkut di pondasi bangunan warga.
Camat Cilincing Wawan Budi Rohman mengatakan, pihaknya sudah menginventarisasi bangunan yang berdiri di bantaran Kali Cakung Drain. Di sepanjang Kali Cakung Drain di wilayah Kelurahan Cilincing, Semper Timur, dan Rorotan terdapat 2.700 bangunan.
"Kita juga sudah sosialisasikan agar warga membongkar sendiri bangunannya," tegasnya, Kamis (30/7).
Sedangkan untuk bangunan yang dijadikan tempat usaha untuk dibongkar. Pedagang sudah direlokasi ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Cilincing. "Sebanyak 36 bangunan yang dijadikan tempat usaha sudah kita bongkar," ungkapnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.