Langsung ke konten utama

Pendataan Pendatang Baru Diperketat

Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Administrasi Jakarta Utara, akan memperketat pengawasan dalam pendataan pendatang baru di Jakarta Utara. Pengetatan pengawasan ini sebagai tindak lanjut dari Instruksi Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 116 Tahun 2015. 
Sumber: Beritajakarta.com
"Kegiatan ini sekaligus menjalankan arahan Wakil Gubernur DKI Jakarta dalam acara penataan kota dan pengendalian urbanisasi," ujar Kepala Seksi (Kasie) Penertiban dan Kerjasama Kependudukan, Sudin Dukcapil Jakarta Utara, Yudi Hermawan, Rabu (29/7).
Lebih lanjut, pendataan pendatang baru di Jakarta Utara dilakukan sejak Selasa 28 Juli 2015 hingga Senin 3 Agustus 2015. Pihak kelurahan dan kecamatan juga diminta untuk bersama-sama memberikan imbauan agar pengurus RT dan RW melakukan pendataan pendatang baru di wilayah masing-masing.
"Sampai saat ini juga kami belum mendapatkan laporan apapun berapa total pendatang baru di Jakut. Hanya saja, kami berupaya mengawasi kegiatan pendataan pendatang baru ini. Kita bakal selalu koordinasi dengan pihak kelurahan dan kecamatan di wilayah Jakarta Utara," ungkapnya.
Pihaknya juga akan melakukan kegiatan Operasi Bina Kependudukan (Binduk) di daerah yang memang ramai pendatang baru. Operasi dilakukan di daerah yang banyak tersebar pabrik dan rumah kos.
"Setelah mendata para pendatang baru, kita teliti dulu daerah mana yang ramai pendatang baru. Nanti operasi Binduk kita gelar di sana. Namun tetap, wilayah lainnya pun juga turut menjadi sasaran operasi," tegas Yudi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.