Langsung ke konten utama

Pasar Senen akan Terintegrasi dengan Stasiun

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Pasar Senen dalam waktu dekat ini. Nantinya pasar dan terminal yang berada dalam satu kawasan itu akan terintegrasi dengan Stasiun Pasar Senen. 
Sumber: Beritajakarta.com
Revitalisasi akan dilakukan oleh PT Pembangunan Jaya bekerjasama dengan PD Pasar Jaya. Keduanya merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, revitalisasi yang dilakukan berbasis Transit Oriented Development (TOD). Untuk pembangunannya direncanakan dimulai tahun ini. PD Pasar Jaya selaku pelaksana revitalisasi saat ini juga sedang melakukan sosialisasi kepada pedagang di Pasar Senen.
"Tahun ini mulai, dari PT Pembangunan Jaya. Nyambung nanti. Terintegrasi dengan KAI," kata Basuki di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (29/7).
Menurutnya, kendala yang dihadapi dalam revitalisasi ini adalah persetujuan dari pedagang. Karena syarat dalam melakukan revitalisasi adalah mendapatkan persetujuan dari 60 persen pedagang eksisting.
"Mindahin orangnya (pedagang) saja yang masalah," ucapnya.
Revitalisasi Pasar Senen dilakukan lantaran bangunan yang sudah tidak layak. Terlebih beberapa bagian pasar pernah mengalami kebakaran hebat. Sehingga bangunan sudah rawan ambruk jika tidak segera direvitaliasasi. Namun, sebagian pedagang belum setuju dilakukan revitalisasi lantaran, dikhawatirkan harga beli kios terlalu tinggi.
Pada April lalu, dari sebanyak 2.260 tempat usaha yang ada baru sekitar 30 persen pedagang setuju untuk dilakukan revitalisasi pasar. PD Pasar Jaya sendiri terus melakukan sosialisasi kepada pedagang terkait dengan rencana ini. Selama dalam masa pembangunan pedagang akan ditempatkan di Tempat Penampungan Sementara (TPS).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.