Langsung ke konten utama

Perbaikan Hidran Rusak Mendesak Dilakukan

Sumber: beritajakarta.com
Di tengah meningkatnya potensi kebakaran di wilayah Jakarta Utara, ketersediaan hidran ternyata tak memadai. Banyak hidran yang tidak berfungsi karena tekanan air yang rendah. Sebagian rusak, bahkan hilang dicuri warga. Padahal, ancaman kebakaran di musim kemarau terus mengintai.

Berdasarkan data Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara, dari 193 unit hidran yang tersebar di enam wilayah kecamatan, 97 unit hidran diantaranya yang masih berfungsi mengeluarkan air.
"Artinya hanya sekitar 50 persen hidran yang bisa digunakan saat terjadi musibah kebakaran. Perbaikan puluhan hidran rusak mendesak dilakukan. Kami sudah laporkan ke dinas untuk diperbaiki atau diganti," kata Satriadi Gunawan, Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara, Kamis (30/7).
Lantaran tidak bisa mengandalkan pasokan air hidran, untuk mengatasi kekurangan air terjadi kebakaran, petugas pemadam memilih menyedot air dari sejumlah saluran penghubung dan kali.
Satriadi mengungkapkan, selama Januari hingga Juni, tercatat di Jakarta Utara terjadi 66 peristiwa kebakaran yang mengakibatkan dua warga meninggal dunia. Sementara kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 21.7 miliar.
Menurut Satriadi, potensi kebakaran di Jakarta Besar cukup besar, karena sebagian besar warga menempati pemukiman padat penduduk. "Kami imbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama menyangkut listrik. Sebab mayoritas kebakaran dipicu hubungan arus pendek listrik," pungkasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.