Langsung ke konten utama

PNS DKI Tak Boleh Terima Parsel

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengingatkan para pegawai negeri sipil (PNS) Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta agar tidak menerima bingkisan parsel.


" Kalau masih ada yang ngasih parsel, kembaliin dulu ke KPK. Itu enggak boleh"
"PNS jangan terima parsel. Tidak boleh," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (24/6).
Djarot meminta kepada PNS yang mendapat bingkisan parsel dari para pengusaha untuk segera mengembalikannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebab, parsel yang diberikan pengusaha kepada PNS dianggap sebagai gratifikasi.
"Kalau masih ada yang ngasih parsel, kembaliin dulu ke KPK. Itu enggak boleh. Apalagi pemberian parsel terkait jabatan dia," ucapnya.
Ia mengakui, untuk mengawasi PNS yang menerima parsel saat lebaran, sangat sulit. Karena itu, warga Ibukota diminta aktif mengawasi pemberian parsel kepada PNS yang ada di masing-masing lingkungannya.
"Lihat saja ke rumahnya. Datangi," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id