Langsung ke konten utama

5 Tertib Menjadikan Warga DKI Berkualitas

Masyarakat Kota Jakarta diharapkan bisa menjalani 5 Tertib (5T) yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Sehingga Jakarta bisa menjadi kota yang bersih dan manusiawi.


"Artinya kita sama-sama bisa bangun manusia Jakarta. Kemudian bisa menjadikan Jakarta kota yang bersih, bukan hanya bersih fisiknya, tapi juga bersih jiwa dan hatinya "
"Artinya kita sama-sama bisa bangun manusia Jakarta. Kemudian bisa menjadikan Jakarta kota yang bersih, bukan hanya bersih fisiknya, tapi juga bersih jiwa dan hatinya. Kita bisa bikin Jakarta kota yang maju, maju kualitas SDM-nya," ujar Djarot Saiful Hidayat, Wakil Gubernur DKI Jakarta, usai upacara HUT ke-489 DKI Jakarta, di Monas, Rabu (22/6).
Djarot memastikan, jika warga Ibukota konsisten menjalankan program andalan Pemprov tadi, maka ke depannya Jakarta akan dihuni oleh sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni diberbagai lini.
Program 5 Tertib di DKI Jakarta, yakni tertib sampah, tertib kaki lima, tertiblalu lintas, tertib hunian, dan tertib demo.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.