Langsung ke konten utama

Harga Daging Segar di Pasar Kramat Jati Mulai Turun

       Harga Daging Segar di Pasar Kramat Jati Rp 85 ribu per KilogramMenteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman mengapreasi langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang berhasil mendistribusikan daging impor hingga ke lapak pedagang. Ini membuat tren harga daging segar mulai turun.

"Ini bisa terjadi karena adanya kerjasama yang baik dengan Pemprov DKI. Selama ini daging impor tidak bisa menembus lapak pedagang "
"Tahap awal yang penting kita sudah menembus lapak. Ini bisa terjadi karena adanya kerjasama yang baik dengan Pemprov DKI. Selama ini daging impor tidak bisa menembus lapak pedagang," kata Amran saat meninjau penjualan daging segar murah di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (30/6).
Menurun Amran, pihaknya akan terus mensuplai daging murah untuk pasar murah. Hal ini sesuai dengan instruksi Presiden RI, Joko Widodo, untuk bisa menurunkan harga daging hingga di bawah Rp 100 ribu per kilogram.
Dalam pasar murah ini, harga daging segar impor bervariasi. Yakni mulai dari Rp 80-85 ribu per kilogram. Dengan langkah ini, pedagang daging yang masih menjual dengan harga mahal sudah pasti akan kalah. Lalu berusaha menurunkan harga agar lebih kompetitif.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id