Langsung ke konten utama

Kedapatan Jual Kembali Daging Subsidi, KJP akan Dicabut

Sumber: beritajakarta.com
Bupati Kepulauan Seribu, Budi Utomo menginstruksikan agar lurah, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan pihak sekolah mengawasi pembelian daging murah oleh penerima KJP.

Hal ini dilakukan agar daging murah  benar-benar dikonsumsi oleh anak sekolah dan tidak dijual kembali.
"Kita minta awasi, catat namanya, ambil barang buktinya jika daging tersebut dijual kembali. Kita rekomendasikan agar KJP nya dicabut saja," ujar, Budi Utomo, Bupati Kepulauan Seribu, disela-sela pemantauan pembagian daging subsidi.
Ditambahkannya, program subsidi daging ini dimaksudkan untuk menambah gizi bagi anak-anak sekolah. Sehingga tidak ada alasan orang tua untuk menjual daging subsidi karena tidak suka daging.
"Kalau tidak suka kenapa ikut membeli, harusnya diberikan kepada yang lain karena jumlahnya terbatas dan tidak semua kebagian daging murah," terangnya.
Sementara itu, Nasroh (40), warga RT 05 RW 03 Kelurahan Pulau Panggang Kepulauan Seribu Utara merasa senang dapat membeli daging dengan harga murah dan berharap ada subsidi daging secara rutin.
"Senang sekali karena biasanya anak-anak kita dapat daging setahun sekali saat lebaran haji," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.