Langsung ke konten utama

2.800 Bidang Tanah DKI akan Disertifikasi

Sumber: beritajakarta.com
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana mensertifikasi 2.800 bidang tanah yang berada di lima wilayah kota DKI Jakarta.

Wakil Kepala‎ Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI Jakarta, Michael Rolandi C Brata mengatakan, Pemprov DKI Jakarta memiliki 5.000 bidang tanah. Dari jumlah itu, ada 2.800 bidang tanah belum disertifikasi.
"Untuk mensertifikasi 2.800 bidang tanah itu kita akan kerjasama dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (27/6).
Agar rencana sertifikasi itu terealisasi, lanjut Michael, bentuk kerjasama antara Pemprov DKI Jakarta dengan Ke‎menterian Agraria dan Tata Ruang akan dituangkan dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU). Di dokumen tersebut akan diatur sedemikian rupa teknis pelaksanaan sertifikasi.
"‎Mudah-mudahan MoU DKI dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang itu bisa berjalan secepatnya. Kita lagi cocokan jadwal Pak Gubernur dan Pak Menterinya," tandas Michael.
Ditambahkan Michael, jika sertifikasi terlaksana, maka ‎2.800 bidang tanah akan langsung dipagari oleh Pemprov DKI agar tak diserobat pihak lain.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.