Langsung ke konten utama

44 Hektare Lahan di Jaktim Kembali Diambil Alih DKI

44 Hektare Lahan di Jaktim Kembali ke Tangan Pemda
Sumber: beritajakarta.com
44 hektare lahan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang sempat dikuasai warga, berhasil diambil alih kembali dan telah dipasangi plang.

"Hingga saat ini sudah sekitar 44 hektare lahan DKI yang diserobot warga, sudah kita ambil kembali," kata Bambang Musyawardana, Wali Kota Jakarta Timur, Rabu (28/6).
Bambang meminta, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait selaku pemilik aset segera memasang plang di lahan yang telah diambil alih kembali dari warga. Sehingga tak ada celah warga lagi yang menguasai lahan pemerintah secara ilegal.
Ia menargetkan, seluruh aset Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang masih dikuasai warga dapat diambil alih kembali seluruhnya.
"Tahap awal pasang plang dulu baru dilanjutkan penertiban. Namun harusnya langsung dipagar agar tidak direbut orang," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.