Langsung ke konten utama

Pesantren Bisa Jadi Benteng Penangkal Radikalisme

Sumber: beritajakarta.com
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat menilai, pondok pesantren merupakan salah satu benteng pertahanan dalam menangkal radikalisme. Penanaman nilai-nilai Islam yang rahmatan lil'alamin, akan membentuk jiwa-jiwa akhlakul karimah.

"Dengan dialog, kesamaan visi dan persepsi, kegotong royongan, kebersamaan, ideologi Pancasila, dengan pakem Bhinneka Tunggal Ika, semangat toleransi seperi ini yang menjadi keunggulan Indonesia. Sehingga tidak bisa dikalahkan hanya sekelompok orang yang menggunakan kedok agama," ujar Djarot dalam acara Dialog Pencegahan Paham Radikal Terorisme dan ISIS di Kalangan Pimpinan Pondok Pesantren se-Jabodetabek yang bertempat, di Hotel Kartika Chandra, Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (23/6).
Menurut Djarot, suatu negara yang sangat plural akan menghadapi ancaman yakni, adu domba di antara warga agar menjadi bangsa yang lemah dan terpecah belah. Gerakan-gerakan terorisme, untuk mencapai hasil yang paling cepat salah satu caranya adalah membidik Ibukota negara sebagai sasaran penyebarluasan paham yang salah.
"Kita tidak heran apabila Jakarta selalu menjadi sasaran atau target utama dari tindakan-tindakan terorisme berkedok agama. Maka itu, mohon dukungan para ahli, para ulama, pondok pesantren untuk ikut bersama kami dalam rangka meningkatkan kualitas SDM dengan penanaman nilai agama di masyarakat kita," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id