Langsung ke konten utama

Sudin Pertamanan dan Pemakaman Jakpus Rekrut Calo jadi PHL

Sumber: beritajakarta.com
Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Pusat, Yuswardi mengatakan, praktik percaloan makam masih terjadi. Untuk meminimalisir hal tersebut, pihaknya berencana merekrut calo menjadi pekerja harian lepas (PHL).

Yuswardi menjelaskan, calo makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) biasanya berasal dari warga setempat. Sebagian dari mereka tidak memiliki pekerjaan tetap, sehingga menjadi calo.
"Ke depan kami akan rekrut PHL dari warga setempat. agar tidak ada pungli lagi ke masyarakat dan kami juga akan memberikan pengarahan," katanya, Jumat (29/1).
Dikatakan Yuswardi, modus calo ini mengatakan makam sudah penuh. Mereka kemudian menawarkan jasa mencari lahan, namun dengan biaya yang cukup tinggi, padahal biaya retribusi yang dikeluarkan Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta berkisar Rp 40.000 sampai Rp 100 ribu.
"Kuburan penuh itu modus, padahal ada sistem tumpang, insya Allah nggak akan habis TPU di Jakarta," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id