Langsung ke konten utama

Alasan Jokowi Memilih Lokasi Pembangunan Masjid Raya

Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) merupakan orang yang menentukan lokasi pembangunan Masjid Raya di Daan Mogot, Jakarta Barat. Pemilihan Jakarta Barat karena di empat wilayah kota yang ada di DKI Jakarta telah memiliki masjid besar.

" Adanya di pinggir-pingir karena sangat sulit sekali mencari lahannya. Tapi Alhamdulilah dapat di Daan Mogot‎, semoga bisa rampung"
"Adanya di pinggir-pingir karena sangat sulit sekali mencari lahannya. Tapi Alhamdulilah dapat di Daan Mogot‎, semoga bisa rampung," ujar Jokowi, usai peresmian Masjid Fatahillah di Balai Kota DKI, Jumat (29/1)
Dengan demikian, lima wilayah memiliki masjid besar. Jakarta Pusat ada Masjid Istiqlal, Jakarta Selatan ada Masjid Al Azhar, Jakarta Utara ada Islamic Centre dan Jakarta Timur ada Masjid At Tien.
Jokowi mengaku, dirinya hanya mendapatkan kesempatan untuk peletakan batu pertama di Masjid Daan Mogot. Ia berpesan, agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memampung pembangunan tersebut.
"‎Saya tuh hanya kebagian meletakkan batu pertamanya saja. Tapi pelaksanaanya seratus persen ada di Pak Ahok. Makanya segera dirampungkan," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id