Langsung ke konten utama

8 PMKS di Jl Boulevard Sunter Terjaring Razia

Delapan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang biasa berkeliaran di Jalan Boulevard Sunter, Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara terjaring razia. Para PMKS yang terdiri dari pak ogah, pengemis dan gelandangan tersebut dirazia karena menggangu ketertiban umum.


" Keberadaan PMKS yang beroperasi di kawasan tersebut sudah menganggung kenyaman masyarakat"
Lurah Sunter Jaya, Een Hermawan mengatakan razia PMKS di Jalan Boulevard Sunter digelar petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dibantu petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU). Hasilnya, ada sebanyak delapan PMKS yang berhasil diamankan.
"Keberadaan PMKS yang beroperasi di kawasan tersebut sudah menganggung kenyaman masyarakat. Baik itu pejalan kaki maupun pengendara," katanya, Kamis (28/1).
Een merinci, delapan PMKS yang terjaring terdiri dari lima orang pak ogah, dua pengemis dan satu gelandangan. Para PMKS yang terjaring razia itu selanjutnya dibawa ke panti sosial untuk diberikan pembinaan.
"PMKS tersebut kami serahkan ke Suku Dinas Sosial Jakarta Utara untuk dibawa ke panti sosial. Saya juga meminta kepada masyarakat, apabila melihat PMKS segera menginformasikan ke petugas," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id