Langsung ke konten utama

Tambat Labuh Pulau Untung Jawa Perlu Diperluas

Kondisi tambat labuh atau dermaga kapal yang berada di sisi timur Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu Selatan, kini semakin menyempit. Hal itu terjadi akibat tidak adanya bangunan penahan ombak yang permanen.


" Dengan perluasan tambat labuh, semua kapal nelayan dapat tertampung dan tidak langsung terhamtam oleh ombak"
Terkait persolan ini, Lurah Pulau Untung Jawa, Badri meminta kepada Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi (Sudinhubtrans) Kepulauan Seribu agar segera melakukan perluasan tambat labuh di lokasi. Selain itu juga membangun penahan ombak yang posisinya jauh dari pantai sehingga ombak tidak langsung menghantam badan kapal.
"Dengan perluasan tambat labuh, semua kapal nelayan dapat tertampung dan tidak langsung terhantam oleh ombak," katanya, Sabtu (30/1).
Menurut Badri, dengan semakin meningkatnya jumlah kapal nelayan di Pulau Untung Jawa, maka daya tampung tambat labuh pun juga menjadi sangat terbatas.
"Kami sudah pernah usulkan beberapa tahun lalu, tapi hingga kini belum ada jawaban maupun pelaksanaan pembangunan," tandasnya.
Sekedar informasi, selain dermaga utama, Pulau Untung Jawa juga memiliki dermaga (tambat labuh) khusus untuk kapal tradisional maupun kapal nelayan di sisi timur Pulau Untung Jawa. Tambat labuh tersebut disiapkan untuk mendukung aktifitas kapal nelayan yang pulang pergi dari melaut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belasan PSK di Tanah Abang Terjaring Razia

Satpol PP Jakarta Pusat berhasil mengamankan 16 wanita pekerja seks komersial (PSK) yang tengah mangkal di sekitar Pasar Tanah Abang Blok G dan Stasiun Tanah Abang, Sabtu (18/4) dini hari. Mereka kemudian dibawa ke panti sosial untuk mendapatkan pembinaan.

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, ke-16 wanita PSK itu dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II, Cipayung, Jakarta Timur. Di panti sosial ini mereka akan diberikan beragam keterampilan sebagai modal agar tidak lagi menekuni profesi lamanya. "Seluruh PSK kami amankan dari sekitar Pasar Blok G dan Stasiun Tanah Abang," kata mantan Wakil Walikota Jakarta Utara ini. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati menambahkan, sejumlah keterampilan yang diajarkan di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II antara lain menjahit, memasak dan tata rias. "Pembinaan diberikan selama enam bulan," jelas Susana.

Sampah Botol Plastik Diolah Jadi Hiasan HUT RI

Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 berbagai kegiatan dan kreatifitas dilakukan oleh warga DKI Jakarta. Mengolah sampah anorganik menjadi hiasan, merupakan salah satu cara untuk bisa menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Seperti yang telah dilakukan oleh warga Jalan Hanafi, RW 02, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka membuat hiasan dari botol-botol plastik bekas, yang kemudian dibersihkan dan diberikan warna agar terlihat menarik.

"Ada warga yang hobi mengumpulkan botol-botol plastik dari warga. Lalu dengan bersama-sama warga RW 02 dibersihkan dan diberikan cat warna merah putih, terus disusun," ujar Dody Taruna, Lurah Pondok Bambu, Kamis (13/8).
Menurut Dody, kegiatan ini sangat baik dilakukan oleh warganya. Bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga hubungan emosional antar warga. "Bagus kan, kita olah lagi sampah-sampah plastik jadi barang yang lebih berguna…

Tahun Ini BPKAD akan Selesaikan Input Aset DKI di E-Aset

Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI diminta untuk menyerahkan daftar aset yang dikelola kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Ini untuk mempercepat proses input data di program aset elektronik (e-aset).