Menghadapi musim penghujan sebanyak 34 kelurahan yang terdampak banjir diminta aktif lakukan pengecekan. Sebab puncak musim hujan diprediksi akan terjadi pada 22 Februari mendatang.
"Jadi mulai 12 Februari mendatang para lurah sudah aktif melaporkan kondisi wilayah minimal jam 12 siang setiap harinya "
"Jadi mulai 12 Februari mendatang para lurah sudah aktif melaporkan kondisi wilayah minimal jam 12 siang setiap harinya," ujar Saefullah, Sekretaris Daerah DKI Jakarta saat pengarahan daerah terkait antisipasi puncak musim penghujan tahun 2016, Kamis (28/1).
Selain itu, Saefullah juga meminta para lurah untuk memantau kondisi penyelamatan, kesehatan, logistik, sarana dan prasarana, pendidikan serta peran masyarakat sebelum terjadi banjir.
"Para pimpinan wilayah agar menunda jadwal cuti, dan pastikan semua sarana logistik mulai dari dapur umum dan kelengkapannya siap," tandasnya.
Kelurahan yang wajib lapor yaitu Kelurahan Petamburan, Semper Barat, Semper Timur, Sukapura, Pegangsaan Dua, Kapuk Muara, Pluit, Sunter Agung, Tanjung Priok, Warakas, Pademangan Barat, Cengkareng Barat, Duri Kosambi, Kapuk, Kedaung Kaliangke, Rawa Buaya, Jelambar Baru, Wijaya Kusuma, Tegal Alur, Pekojan, Kedoya Selatan, Kedoya Utara, Rawajati, Pengadegan, Bukit Duri, Manggarai, Ulujami, Cakung Timur, Bidara Cina, Kampung Melayu, Cawang, Cililitan, Cipinang Melayu dan Makasar.
sumber: BERITAJAKARTA.COM

Komentar
Posting Komentar