Langsung ke konten utama

Posko 3 Pilar Efektif Tekan Kerawananan Sosial

Pendirian posko 3 pilar di 31 kelurahan di Jakarta Utara dinilai efektif menangkal kerawanan sosial selama Ramadan. Terlebih di wilayah ini tingkat kerawananannya cukup tinggi, karena tempat berkumpulnya beragam etnis. 
Sumber: Beritajakarta.com
"Jakarta Utara memang daerah rawan karena menjadi tempat orang berkerumun. Seperti di Tanjung Priok, simpang Enggano, Jalan RE Martadinata, Ancol hingga Gunung Sahari," kata Rustam Effendi, Walikota Jakarta Utara, Selasa (30/6).
Posko 3 pilar yang terdiri dari unsur TNI, Polri dan pemerintah juga sangat penting bagi masyarakat, karena memiliki fungsi deteksi dan pencegahan dini.
"Selama Ramadan banyak aktivitas, terutama anak remaja. Peluang untuk kerusuhan lebih besar, kita fokuskan disitu. Ada Satpol PP bergerak ke wilayah. Sedangkan 4-5 anggota berjaga di posko, sisanya keliling lakukan pemantauan," jelas Rustam.
Lantaran dinilai efektif, posko 3 pilar ini keberadaannya akan dilanjutkan hingga pasca Lebaran.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.