Langsung ke konten utama

Petugas Terminal Lebak Bulus Butuh Kantor

Belasan petugas Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta yang ditempatkan di Terminal Lebak Bulus mengaku membutuhkan kantor sebagai tempat beristirahat serta melakukan koordinasi.
"Iya bingung, mau istirahat ataupun buang air harus menumpang. Kita tidak disediakan tempat, paling numpang di warung-warung dekat sini," ungkap RIN, salah satu petugas Terminal Lebak Bulus, Senin (29/6).Pasca pembongkaran kantor terminal beberapa waktu lalu, para petugas terpaksa mencari tempat istirahat dan koordinasi secara sembarangan. Namun lebih sering mereka menjadikan warung-warung di sekitar terminal untuk melepas lelah.
Sumber: Beritajakarta.com
RIN mengaku ditugaskan untuk mengatur angkutan kota. Karena bus-bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) sudah tidak diizinkan beroperasi di terminal ini.
Dihubungi terpisah, Kepala UPT Terminal Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI, Muslim mengatakan, sebenarnya Terminal Lebak Bulus sudah resmi ditutup. Sebab nantinya akan terintegrasi dengan Depo Mass Rapid Transit (MRT).
Muslim menyebutkan, masih ditempatkannnya petugas disana akibat adanya mobilitas dari armada angkutan kota yang melintas. "Strukturnya sebenarnya sudah dihapus, tapi penempatan petugas itu kondisional. Karena masih ada angkot melintas. Ini untuk mengantisipasi agar tidak tercerai berai," tuturnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Asian Games, 28 Cabor Dipertandingkan di Jakarta

Kota Jakarta bersama Pelembang akan menjadi tuan rumah penyelanggaraan Asian Games 2018 mendatang. Dari 36 cabang olahraga (cabor) yang dipertadingkan, 28 diantaranya akan dilangsungkan di Jakarta. Sementara sisanya akan digelar di Palembang. "Insya Allah ada 28 cabor digelar di Jakarta, totalnya ada 36 cabor. Jadi sisanya 8 cabor dilangsungkan di Palembang," ujar Sylvi, sapaan akrabnya, di Balaikota DKI Jakarta, Senin (30/3).Deputi Gubernur DKI Jakarta bidang Kebudayaan dan Pariwisata, Sylviana Murni mengatakan menuturkan, sebanyak 28 cabor Asian Games akan digelar di Jakarta. Namun, dari jumlah itu sebagian diantaranya akan digelar di daerah sekitar Jakarta seperti, Jawa Barat dan Banten. Dia menyebutkan, Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) DKI akan melakukan rehab, baik ringan, berat maupun total terhadap venue yang ada. Sedangkan untuk Stadion BMW, ditambahkan Sylvi, nantinya hanya akan dijadikan alternatif venue. "Stadion BMW jadi alternatif venue. Un...

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id