Langsung ke konten utama

Dishubtrans DKI Siapkan 7.923 Bus Angkutan Lebaran

Sumber: beritajakarta.com
Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta menyiapkan 7.923 bus reguler untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada arus mudik Lebaran tahun ini. Selain itu, Dishubtrans DKI juga menyiapkan sekitar 490 bus bantuan terdiri dari 275 bus pariwisata dan 215 bus kota.

Kepala Bidang Angkutan Darat Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta, Emmanuel Kristanto mengatakan, dari hasil rapat koordinasi bersama dengan operator bus dan instansi terkait, kesiapan sarana angkutan Lebaran pada tahun ini telah mencapai 100 persen.
‎"Kita sudah rapat dengan DPD Organda, Ditjen Perhubungan Darat, dan internal Dishubtrans seperti UPT Terminal, UPT Pengujian Kendaraan Bermotor‎ (PKB), serta Kepala Suku Dishubtrans di lima wilayah," katanya, Minggu (28/6).
Dikatakan Emmanuel, dari hasil rapat koordinasi itu, jumlah angkutan Lebaran yang disiapkan tahun ini berjumlah 7.923 unit dengan rincian 2.469 bus AKAP DKI dan 5.454 unit bus AKAP Non DKI. "5.454 bus AKAP Non DKI ‎disediakan Direktorat Jenderal Angkutan Darat (Ditjendat)," ujarnya.
Emmanuel menjelaskan, 2.469 unit bus AKAP DKI yang siap dioperasikan sebagai angkutan Lebaran ini berasal dari 41 Perusahaan Otobus (PO). Masing masing‎ PO itu menyiapkan tiga sampai dengan 517 unit armadanya untuk angkutan Lebaran.
‎"Jumlah bus AKAP DKI tahun ini sebanyak 2.469 bus meningkat dibanding tahun lalu yang hanya 2.389 unit," ungkapnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.