Langsung ke konten utama

DKI Kembali Dapat Sumbangan Bus Tingkat Wisata

Ahok Kembali Terima Sumbangan Bus Tingkat
Sumber: beritajakarta.com
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menerima sumbangan satu unit bus tingkat wisata dari PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk yang merupakan pemilik jaringan ritel Alfamart Alfamidi.
Basuki mengucapkan terima kasih atas sumbangan bus tingkat wisata ini. Pasalnya, kata Basuki, keberadaan bus tingkat cukup diminati oleh warga Jakarta. Sementara jumlah armada yang tersedia saat ini masih terbatas.Sumbangan bus bermerek Mercedes Benz berwarna biru putih dengan kapasitas 69 penumpang ini diserahkan langsung oleh Corporate Affairs Director Alfamart Solihin kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, di Balaikota, Jumat (26/6).
"Bus tingkat pariwisata ini banyak peminatnya. Namun sayang selama ini kapasitasnya masih terbatas. Tentunya, tambahan satu bus ini pasti akan sangat bermanfaat," kata Basuki.
Dia pun berharap tambahan bus tersebut dapat menjadi ikon khas bagi Kota Jakarta sekaligus mengakomodir tingginya animo masyarakat untuk menggunakan bus tingkat itu.
Corporate Affairs Director Alfamart Solihin menuturkan, bus tersebut dirakit di Magelang, Jawa Tengah. Untuk proses pembuatannya sendiri membutuhkan waktu yang cukup lama sekitar satu tahun.
"Prosesnya membutuhkan waktu lebih dari satu tahun. Bus itu didesain spesifik sesuai dengan standar Bus City Tour yang telah beroperasi, mulai dari kapasitas kursi hingga fasilitasnya," ujarnya.
Harga bus yang diimpor dari Jerman ini mencapai Rp 3,6 miliar. Bus memiliki kapasitas sebanyak 69 penumpang, lebih  besar dibandingkan bus tingkat yang sudah ada sebelumnya, hanya 60 penumpang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.