Langsung ke konten utama

JPO untuk Penyandang Disabilitas akan Dikaji

Sumber: beritajakarta.com
Pemprov DKI Jakarta berencana membangun Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang ramah bai penyandang disabilitas. Hanya saja, rencana tersebut masih harus melalui kajian yang komprehensif.

"Ya itu, nanti dikaji betul JPO yang mana? Kemudian bagaimana ‎sistemnya?," ujar Djarot di Balaikota, Sabtu (27/6).
Ia mengatakan pembangunan JPO di ibu kota pada tahun ini akan dikordinasikan dengan dinas terkait.
"Saya belum tahu. Nanti saya akan tanya ya, koordinasi. JPO kan tidak hanya koordinasi ke Dinas Sosial tapi juga Dinas Perhubungan," katanya.
Djarot menjelaskan, pihaknya akan menyediakan JPO dengan menggunakan eskalator yang ditujukan bagi penyandang disabilitas. Namun, nantinya tidak semua JPO dilengkapi eskalator.
"Begini lho orang kita kan seringkali malas jalan, padahal itu sehat. Ada yang perlu eskalator ya, ada yang tidak perlu," tegasnya. 
Djarot setuju jika fasilitas ekskalator di JPO hanya diperuntukkan bagi warga yang tidak bisa jalan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.