Langsung ke konten utama

Enam Lapak PKL Tanah Abang Ditertibkan

Petugas Satpol PP Jakarta Pusat kembali melakukan penertiban terhadap sejumlah pedagang kaki lima (PKL) di Kawasan Tanah Abang, Senin (29/6).
Sebanyak enam lapak pedagang yang berjualan di atas trotoar berhasil ditertibkan petugas. Barang dagangan pedagang disita. Sedangkan lapak PKL dinaikkan ke truk untuk dibawa ke gudang Satpol PP di kawasan Cakung, Jakarta Timur.
Aksi penertiban tersebut sempat mendapat protes dan perlawanan dari pedagang. Bahkan, seorang pedagang nekat memukuli mobil petugas dan minta barang dagangnya dikembalikan.
Kepala Satpol PP Jakarta Pusat, Yadi Rusmayadi mengatakan, pihaknya akan terus menertibkan PKL yang membandel di kawasan Pasar Tanah Abang.
"Orangnya itu-itu saja, memang bandel. Kalau dikasih tahu suka mendorong dan mengumpat pada petugas. Makanya kita juga harus tahan anggota agar tidak terpancing," katanya.
Sumber: beritajakarta.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.