Langsung ke konten utama

Hidran di Jakut Banyak yang Kosong

Sumber: beritajakarta.com
Ketersediaan hidran sangat vital untuk membantu memadamkan api saat terjadi kebakaran. Namun, banyak di antara hidran khususnya di Jakarta Utara dalam keadaan kosong. Untuk itu, Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara meminta operator menjamin ketersediaan air di hidran.

Kasudin Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara, Satriadi Gunawan mengatakan, secara kuantitas hidran di wilayah Jakarta Utara baik yang ada di pemukiman maupun di dalam gedung sudah mencukupi. Namun, saat dibutuhkan hidran dalam keadaan kosong.
"Tak hanya mengandalkan mobil saja, keberadaan hidran sangat membantu, tapi sayangnya selalu kosong saat kita pakai," ujarnya, Jumat (26/6). Pihaknya berharap, operator yakni Aetra atau Palyja dapat mengatasi persoalan tersebut.
Selain itu, lanjut Satriadi, pihaknya juga telah mengintruksikan kepada kepala sektor pemadam kebakaran untuk memonitor kondisi hidran di wilayahnya masing-masing.
"Saat ini inspektorat sedang melakukan pengecekan hidran-hidran di wilayah," imbuhnya.
Sementara, tambah Satriadi, untuk hidran yang ada di rusun masih berfungsi dengan baik. Namun, di rusun lama yang dikelola swasta seperti di Marunda, hidran meski dalam kondisi baik, namun airnya kosong.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.