Langsung ke konten utama

Pemkot Surakarta Belajar ke Matraman

Pemkot Surakarta Belajar ke Matraman
Sumber: beritajakarta.com
Upaya yang dilakukan aparat Kecamatan Matraman, Jakarta Timur dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat menarik minat Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta, Jawa Tengah untuk berbagi pengalaman dan mempelajari berbagai program yang dilakukan. Salah satunya, pelayanan terpadu malam hari (PTMH).
Sebanyak 51 lurah, lima camat, asisten pemerintahan, dan Ketua Komisi A DPRD Kota Surakarta berkunjung ke Kecamatan Matraman, Selasa (28/4).
"Kunjungan ini untuk melihat bagaimana program pelayanan masyarakat di Kecamatan Matraman," kata Said Ramadhan, Asisten Pemerintahan Kota Surakarta.
Dia berharap, dari kunjungan ini camat dan lurah serta instansi pemerintahan Kota Surakarta bisa menimba ilmu dari Pemkot Jakarta Timur, khususnya Kecamatan Matraman.
Asisten Pemerintahan Jakarta Timur, Adriansyah, mengatakan sudah menerapkan pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. "Sekarang berbagai izin bisa diselesaikan dalam waktu singkat melalui PTSP ini," ujar Adriansyah.
Camat Matraman, Hari Nugroho, mengatakan, untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, pihaknya menggelar pelayanan terpadu malam hari. "Dengan pelayanan ini, warga yang sibuk dan tak sempat mengurus berbagai dokumen administrasi kependudukan di siang hari, bisa mengurusnya di malam hari," ucap Hari.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.