Langsung ke konten utama

23 Taman di Jaktim Rusak

Akibat terendam banjir beberapa waktu lalu, sedikitnya 23 taman di Jakarta Timur rusak. Rencananya, 23 taman tersebut akan dilakukan peningkatan pemeliharaan dengan anggaran bervariasi antara Rp 600 juta hingga Rp 1,6 miliar.
"Saat ini tercatat baru ada 23 taman yang rusak akibat banjir beberapa bulan lalu. Kemungkinan bisa bertambah karena belum diinventarisir secara keseluruhan," ujar Mimi, Senin (27/4).
Sumber: Beritajakarta.com
Kasudin Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Timur, Mimi Rachmawati mengatakan, taman yang rusak itu di antaranya Taman Bayu di Duren Sawit, taman di depan kantor Kecamatan Duren Sawit dan sejumlah taman lainnya. Di wilayah tersebut saat ini terdapat 232 taman dan sekitar 200 jalur. Taman terbanyak terdapat di Kecamatan Duren Sawit, mencapai 80 taman.
Hingga saat ini, kata Mimi, masih ada lahan fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos fasum) yang belum diserahkan pihak pengembang perumahan atau perkantoran. Namun sayangnya masyarakat menganggap taman tersebut sudah menjadi kewenangan DKI untuk melakukan pemeliharaan. Padahal, sebelum ada serah terima fasos fasum maka pihaknya tidak bisa melakukan pemeliharaan.
Ditambahkan Mimi, salah satu ciri taman yang menjadi kewenangan Pemprov DKI untuk perawatan adalah adanya papan nama di taman tersebut. Sehingga perawatan sudah ada di DPA (daftar pengisian anggaran) Pemprov DKI.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id