Langsung ke konten utama

68 Kios di Jl Batu Ceper Dibongkar Sendiri Pemiliknya

Sebanyak 68 kios yang berdiri di atas saluran air di Jalan Batu Ceper Raya, Kelurahan Kebon Kelapa, Gambir, Jakarta Pusat, akhirnya dibongkar sendiri oleh para pemiliknya sejak Sabtu (25/4) lalu. Selanjutnya kawasan tersebut akan ditata ulang untuk mengurangi dampak banjir saat musim hujan.
"Kami harapkan Suku Dinas Tata Air bisa langsung menormalisasi saluran air agar nantinya tidak ada lagi genangan yang mencapai 80 sentimeter di jalan itu," kata Fauzi, Camat Gambir, Selasa (28/4).
Sumber: Beritajakarta.com
Fauzi mengaku, pihaknya cukup lama memberikan sosialisasi agar 68 pemilik kios tidak lagi berjualan di atas saluran air. Hal ini agar salah satu titik banjir di wilayah Gambir bisa dikurangi.
Puluhan kios yang rata-rata berukuran 1,5X2 meter ini umumnya berjualan makanan, minuman dan batu akik. Informasi yang diperoleh, kios-kios ini disewa seharga Rp 6 juta per tahunnya.
Fauzi menambahkan, pasca pembongkaran, Suku Dinas Bina Marga Jakarta Pusat akan langsung bergerak untuk memperbaiki jalur pedestrian di kawasan itu. "Kami juga akan berkoordinasi dengan Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman untuk memangkas pohon-pohon yang dapat mengganggu saluran air," ujarnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belasan PSK di Tanah Abang Terjaring Razia

Satpol PP Jakarta Pusat berhasil mengamankan 16 wanita pekerja seks komersial (PSK) yang tengah mangkal di sekitar Pasar Tanah Abang Blok G dan Stasiun Tanah Abang, Sabtu (18/4) dini hari. Mereka kemudian dibawa ke panti sosial untuk mendapatkan pembinaan.

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, ke-16 wanita PSK itu dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II, Cipayung, Jakarta Timur. Di panti sosial ini mereka akan diberikan beragam keterampilan sebagai modal agar tidak lagi menekuni profesi lamanya. "Seluruh PSK kami amankan dari sekitar Pasar Blok G dan Stasiun Tanah Abang," kata mantan Wakil Walikota Jakarta Utara ini. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati menambahkan, sejumlah keterampilan yang diajarkan di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II antara lain menjahit, memasak dan tata rias. "Pembinaan diberikan selama enam bulan," jelas Susana.

Sampah Botol Plastik Diolah Jadi Hiasan HUT RI

Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 berbagai kegiatan dan kreatifitas dilakukan oleh warga DKI Jakarta. Mengolah sampah anorganik menjadi hiasan, merupakan salah satu cara untuk bisa menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Seperti yang telah dilakukan oleh warga Jalan Hanafi, RW 02, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka membuat hiasan dari botol-botol plastik bekas, yang kemudian dibersihkan dan diberikan warna agar terlihat menarik.

"Ada warga yang hobi mengumpulkan botol-botol plastik dari warga. Lalu dengan bersama-sama warga RW 02 dibersihkan dan diberikan cat warna merah putih, terus disusun," ujar Dody Taruna, Lurah Pondok Bambu, Kamis (13/8).
Menurut Dody, kegiatan ini sangat baik dilakukan oleh warganya. Bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga hubungan emosional antar warga. "Bagus kan, kita olah lagi sampah-sampah plastik jadi barang yang lebih berguna…

Tahun Ini BPKAD akan Selesaikan Input Aset DKI di E-Aset

Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI diminta untuk menyerahkan daftar aset yang dikelola kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Ini untuk mempercepat proses input data di program aset elektronik (e-aset).