Langsung ke konten utama

DKI Akan Antisipasi Lonjakan Harga Sembako

DKI Antisipasi Lonjakan Harga Sembako Jelang Puasa
Sumber: beritajakarta.com
Ramadhan sudah di depan mata, dan biasanya selalu ditandai dengan naiknya harga sembilan bahan pokok (sembako). Fenomena itu akan diantisipasi Pemprov DKI Jakarta dengan mengamankan stok bahan pangan. Karena jika stok pangan aman, maka harganya pun bisa dikendalikan. Salah satu komoditas yang diantisipasi adalah daging sapi.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidajat mengatakan, meski masih dua bulan lagi, pihaknya telah mengantisipasi, baik dari sisi harga maupun ketersediaan bahan pangan. Dipastikan stok pangan dua bulan ke depan hingga saat puasa aman. "Stoknya masih aman sekarang ini," kata Djarot di Balaikota DKI Jakarta, Senin (27/4).
Dia mengaku antisipasi ini selalu dibicarakan dalam rapat pimpinan (rapim) yang digelar setiap hari Senin. Sehingga diharapkan saat Ramadhan tiba, tidak terjadi lonjakan harga yang berlebihan.
"Kami bahas itu menjelang Lebaran ini, betul-betul kami antisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok, terutama daging, itu harus," ucapnya.
Dikatakannya, PD Dharma Jaya, yang bergerak dalam bidang peternakan diminta untuk dapat menyediakan kebutuhan daging saat jelang puasa. Terlebih Pemprov DKI Jakarta telah bekerja sama dengan Pemprov Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk penyediaan daging sapi.
"Dharma Jaya harus siap, diantisipasi jangan sampai terjadi lonjakan harga yang berlebihan menjelang bulan Ramadhan dan Lebaran," pintanya.
Selain daging sapi, beras juga menjadi salah satu komoditas yang menjadi perhatian. Pemprov DKI Jakarta, terus berkoordinasi dengan daerah produsen untuk mengamankan stok bahan pangan yang diperlukan. "Kami akan terus koordinasi dengan daerah produsen," ucapnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.