Langsung ke konten utama

Kondisi Balita Gizi Buruk di Pulau Seribu Membaik

Malang dialami Reza Saputra (2), balita putra Misni (35) warga RT 06/03, Kelurahan Pulau Tidung, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kabupaten Administrasi Kepulauan seribu tersebut menderita gizi buruk akibat kemiskinan orangtuanya.
Sumber: Beritajakarta.com
Saat ini, Reza sedang mendapatkan perhatian khusus dari pihak Kelurahan Pulau Tidung. Asupan makanan tambahan berupa susu serta biskuit kaya protein diberikan untuk memulihkan kondisi balita malang tersebut.  
Lurah Pulau Tidung, Masud Hamid mengatakan, setelah diberikan perawatan saat ini kondisi Reza mulai mengalami peningkatan. "Sudah ada perubahan, kondisi berat badannya pun sudah ada peningkatan dan saya lihat fisik Reza sudah segar seperti balita sehat pada umumnya,” ujar Masud, Rabu (29/4).
Misni, ibu Reza harus menghidupi anaknya tersebut seorang diri lantaran telah lama ditinggal suaminya. Menurut Masud, Bupati Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu juga telah memberikan bantuan perbaikan rumah Misni.  
Untuk mengantisipasi hal tersebut kembali terulang, kader Posyandu dan tenaga medis puskemas gencar melakukan sosialisasi hidup sehat dan pemberian makanan tambahan bagi balita agar tumbuh dan berkembang dengan sehat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id